Polda Lampung Gelar Diskusi Publik Bertema Pemilu di Lampung Timur

0
144

ALTUMNEWS, LAMPUNG TIMUR — Pemilihan umum merupakan bagian demokrasi rakyat Indonesia untuk menentukan pilihnya. Kedamaian, ketentraman dan kesejukan dalam pesta tersebut harus juga tercipta.

Hal itu disampaikan Wakapolda Lampung Brigjen (Pol) Teddy Minahasa Putra saat menjadi narasumber pada diskusi publik tentang pemilu yang dilaksanakan Polda Lampung, di Islamic Center Sukadana, Selasa, 19 Februari 2019.

“Pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang, Polri menjamin berlangsungnya Pemilu ini supaya aman dengan segala kekuatan dan keterbatasan serta kerjasama seluruh komponen masyarakat elemen bangsa sangat kami butuhkan guna menciptakan proses berlangsungnya pemilu yang aman damai dan sejuk mulai masa kampanye S
sampai dengan selesai,” ujar Teddy.

Sementara, Komisioner KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula kaum millennial supaya dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani.

“Pemilih pemula harus paham betul mana calon pemimpin yang harus dipilih baik itu visi dan misinya sehingga tidak salah pilih dalam menetukan hak pilihnya dan diharapkan tidak terpengaruh dengan berita-berita hoax yang sering terjadi dimedia sosial,” ujar Erwin.

Pengamat politik Unila, Yusdianto mengatakan sukses pemilu harus melibatkan semua pihak yang punya kepentingan pribadi. Sehingga, lanjut Yusdianto, jalannya Pemilu ini tidak hanya sebatas ritual tapi proses untuk menentukan siapa saja orang-orang yang akan memegang jabatan di pemerintahan baik Presiden, Gubernur, Bupati serta legislatif.

“Masyarakat harus paham betul siapa calon pemimpin yang akan dipilihnya serta hindari kampanye hitam, money politik, serta hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan diantara kita,” kata Yusdianto.

Untuk diketahui, dalam dialog interaktif secara langsung ini mengusung tema “semua peduli pemilu”. Peserta yang hadir pada masing-masing perwakilan parpol, pelajar, ormas dan sejumlah tokoh masyarakat, ulama dan forkopimda.***

BACA JUGA:  Banjir Terjang Way Ratai, Satu Korban Tewas

Editor : Robert

Facebook Comments