BKKBN bersama Komisi IX DPR RI gelar Sosialisasi Pembangunan

0
92

PESAWARAN — Dalam kegiatan Sosialisasi bersama BKKBN Lampung, Staf Ahli Komisi DPR RI Irza Dewi Sartika mengatakan, menghadapi zaman seribu tahun jangan sampai para remaja salah dalam menggunakan kemajuan teknologi.

Beberapa diantaranya seperti gadget yang saat ini menjadi alat yang canggih dalam mengembangkan semua informasi.

“Kita harus bisa memindahkan mana yang bermanfaat dan mana yang buruk. Anak-anak harus bisa diarahkan ke kegiatan-kegiatan positif seperti kegiatan kesenian contohnya, ”kata dia dala sosialisasi itu.

Irza Dewi meminta kepada remaja yang hadir dalam sosialisasi, untuk dapat mengasah dan meningkatkan kreativitas dan juga kompeten yang menuntut pada saat ini.

“Semua kemampuan dan keterampilan harus meningkat di tingkatkan, hingga dapat digunakan untuk mencapai tingkat kerja,” harapnya.

Perlu diketahui, BKKBN bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI kembali melakukan sosialisasi pembangunan keluarga di Lampung, kali ini di Desa Hanura, Kecamatan Telukpandan , Kabupaten Pesawaran, Sabtu (23/2/2019).

Hadir dalam acara Kepala BKKBN Provinsi Lampung Uliantina Meiti yang diwakili oleh Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK), Anggit Wardoyo, Komisi IX DPR RI yang diwakili oleh Komisi Ahli DPR RI Irza Dewi Sartika, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB ( PPKB) Kabupaten Pesawaran Maisuri.

Kegiatan tersebut juga diikuti peserta dewasa atau remaja, pengelola atau remaja, organisasi masyarakat, penyuluh KB dan warga lokal.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Pesawaran Maisuri dalam acara sosialisasi tersebut mengundang para remaja untuk menjadi remaja berkualitas yang sesuai dengan tagline Generasi Berencana (Genre).

“Sebagai remaja yang harus dipastikan menggunakan masa remaja dengan meminjamkan. Milikilah rencana seperti pendidikan dan pekerjaan. Jangan berpacaran dulu, nanti sekolah atau kuliahnya tidak selesai gara-gara dianggap negatif pacaran, ”ajak Maisuri.

BACA JUGA:  BKKBN Apresiasi Provinsi Lampung dalam Kendalikan Angka Kelahiran

“Remaja harus punya perencanaan dari sekarang untuk memiliki keluarga sehat dan bahagia. Karena para remaja harus juga berkeluarga. Remaja harus siap itu. Dengan usia kawin yang mapan, minimal 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki, ”kata dia. (*)

Facebook Comments