Dinsos Lampung Terima Motor Dapur Umum Lapangan Dari Kemensos

0
370
Penyerahan satu unit motor dapur umum lapangan dari Kemensos RI ke Dinsos Lampung, Selasa, 09 April 2019 di Bandar Lampung.

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — Kementerian Sosial RI terus berbenah diri melengkapi peralatan untuk pelayanan masyarakat terdampak bencana khususnya pelayanan dapur umum lapangan yakni dengan kendaraan roda tiga.

Provinsi Lampung merupakan provinsi terpilih yang diberikan kendaraan tersebut. Selasa, 09 April 2019, Direktur Penanganan Korban Bencana Alam Kemensos RI, Margo Wiyono menyerahkannya kepada Kabid Linjamsos Dinsos Lampung, Maria Tamtina.

“Kendaraan ini agar dipergunakan dan dirawat dengan baik sebagai salah satu sarana percepatan penanganan korban bencana,” kata Derektur.

Selanjutnya Margo mengatakan bahwa kita sadari bencana selalu hadir dikehidupan kita sehari-hari. Datangnya pun tidak dapat kita prediksi sebelumnya.

“Oleh karena itu Dinas Sosial bersama Tagana dan Rekan Tagana selalu siap siaga untuk membantu masyarakat terdampak khususnya dibidang dapur umum, logistik, shelter dan dukungan psycososial,” ungkapnya.

“Motor dapur umum lapangan ini sudah dilengkapi dengan peralatan memasak yang digunakan untuk tanggap darurat apabila terjadinya bencana,” pungkasnya.

Sementara itu Maria Tamtina mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan khususnya Dinas Sosial mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial RI atas bantuan kendaraan R3 ini.

Sarana ini sangat dibutuhkan di Provinsi Lampung mengingat daerah ini sering terjadi bencana seperti tsunami, banjir dan longsor, gempa, puting beliung dan ancaman Anak Gunung Krakatau.

“Pengalaman bencana tsunami bulan Desember 2018, banyak masyarakat terdampak mengungsi di perbukitan yang sulit dijangkau dengan kendaraan R4. Dengan kendaraan R3 ini pelayanan Dapur umum lapangan akan lebih maksimal,” katanya.

Pada tempat terpisah Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung berharap kendaraan roda tiga juga diberikan kepada kabupaten yang rawan bencana dengan topologi daerahnya perbukitan dan infrastruktur jalannya masih belum dapat dilalui dengan kendaraan roda empat.***

BACA JUGA:  Tim SLRT Bersahaja Pringsewu Pertemukan Mbah Kemin dengan Keluarga Setelah Enam Bulan Terlantar

Editor : Robert

Facebook Comments