Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama, Suarakan Kerukunan Beragama di Bumi Lampung

0
468
Para tokoh lintas agama di Provinsi Lampung serukan kerukunan pada acara “Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama”, di halaman Gereja Ratu Damai Teluk Betung Bandar Lampung, Rabu, 01 Mei 2019.

Provinsi Lampung dikenal dengan pluralismenya, banyak suku dan agama hidup berdampingan dengan rukun dan damai di wilayah berjuluk “Bumi Ruwa Jurai” ini.

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG – Lagu “Indonesia Raya” dan Mars “Lintas Agama” menggema di pelataran Gereja Ratu Damai, Teluk Betung, Bandar Lampung, Rabu, 01 Mei 2019.

Ketua Forum Kerujunan Lintas Agama (FKLA) Provinsi Lampung, Dr. Moh. Bahruddin MA, menyambut baik acara “Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama”, di halaman Gereja Ratu Damai Teluk Betung Bandar Lampung.

Kiai Bahruddin mengajak seluruh masyarakat untuk menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan serta menjaga kebersamaan keutuhan sesama anak bangsa.

“Ajaran kita mengajarkan tentang kemanusian. Oleh karena itu mari bersama-sama, kita rajut kebersamaan, kita hormati kebhinekaan, mari kita sama-sama menjaga, kita pelihara, kita pertahankan kebersamaan dan kerukunan,” tegas Ketua FKLA Provinsi Lampung ini.

“Motto kita selalu, damai itu indah, rukun itu menyenangkan ,” imbuh Kiai Bahruddin.

Sementara itu, Vikaris jenderal Keuskupan Tanjungkarang, Yohanes Samiran, SCJ begitu terharu melihat berbagai organisasi lintas agama di Lampung yang berpartisipasi dalam acara ini.

“Moga-moga ini akan menjadi pendukung untuk semangat pelayanan belas kasih dan kemanusian. Jadi petama-tama bukan berdagang atau jualannya, tetapi menggalang hati untuk mewujudkan belas kasih, karena belas kasih itu indah, kemanusiaan itu menyatukan,” kata Vikjend Samiran.

Romo Samiran mengatakan bahwa manusia merupakan perpanjangan tangan kasih Tuhan untuk melayani sesama.

“Maka kita diajak untuk bersama-sama bukan untuk mengembangkan semangat dunia, tetapi semangat ilahi, belas kasih, cinta kasih, dan juga pelayanan kemanusiaan,” tandas wakil pimpinan umat Katolik di Provinsi Lampung ini.

Camat Teluk Betung Selatan, Husin SE yang membuka kegiatan ini meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga harmoni sosial dan kerukunan umat beragama.

BACA JUGA:  Dampak Tsunami Selat Sunda: 43 Meninggal Dunia, 584 Orang Luka-Luka dan 2 Orang Hilang

“Kita pada prinsipnya mengharapkan antar satu dengan yang lainnya adalah saling menghormati dan rukun antar sesama,” ucap Husin dilanjutkan dengan memukul gong pembukaan sebanyak lima kali sebagai wujud kerukunan dalam kebhinekaan.

Pada kesempatan itu dibacakan deklarasi damai yang diikuti oleh pimpinan dan perwakilan seluruh tokoh lintas Agama se-Provinsi Lampung. Romo Philipus Suroyo memimpin pembacan deklarasi ini:

“Deklarasi damai Komunitas Jaringan Lintas Agama bersama-sama akan menjaga keamanan dan ketertiban serta keutuhan bangsa, karena kita semua bersaudara. NKRI harga mati!.”

Turut hadir pada acara ini, Sekretaris PGIW Lampung Pdt. Samuel D.Luas, perwakilan dari Konghucu Andi Wiranata, Romo Devosional, RP Ambrosius Dhani Indrata, SCJ, Dr. Sudarman dari UIN Raden Intan.***

Kontributor : Dean Intania

Editor         : Robert

Facebook Comments