SMA Xaverius Bandar Lampung dan Pringsewu Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

0
835
Latihan Dasar Kepemimpinan ini dilaksanakan pada 11–13 Juni 2019 di Zona Tempur 235 Bandar Lampung ini mengambil tema “Menjadi Xaverian Sejati Yang Berkarakter dan Menginspirasi”.

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — SMA Xaverius Pringsewu dan SMA Xaverius Bandar Lampung melaksanakan program kerja bersama untuk menyiapkan pengurus baru OSIS periode 2019/2020 melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Kegiatan ini dilaksanakan pada 11–13 Juni 2019 di Zona Tempur 235 Bandar Lampung ini mengambil tema “Menjadi Xaverian Sejati Yang Berkarakter dan Menginspirasi”.

LDK kali ini, SMA Xaverius mengajak calon pengurus OSIS dari SMA Bintang Timur Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Hal ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan pada seluruh peserta yang terdiri dari 43 siswa untuk bersosialisasi dengan siswa lain yang berbeda latar belakang baik sosial, agama, suku.

Latihan Dasar Kepemimpinan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan Xaverius Tanjungkarang, RD Andreas Sutrisno. Dalam sambutannya Romo Andreas Sutrisno memaparkan beberapa hal penting terkait dengan pentingnya penanaman nilai-nilai karakter siswa dalam dunia yang terus berkembang dalam era industry 4.0.

“Dalam era ini, mau tidak mau, suka tidak suka kita dihadapkan pada perkembangan dan pemanfaatan teknologi yang semakin canggih,” ucap Romo Sutris, begitu panggilan akrabnya, Selasa, 11 Juni 2019.

Romo Sutris meminta agar seluruh peserta mau belajar untuk menguasai dan nantinya mampu mengendalikan teknologi dengan akal budi yang diberikan Tuhan.

“Pendidikan yang sudah masuk dalam peradaban abad 21 atau era industry 4.0 harus masuk dalam pribadi manusia yang humanis. Bukan hanya sisi intelektual saja yang diperhatikan, tetapi seluruh pribadi manusia harus diperhatikan; kecerdasan, emosional, spiritual, aktifitas, dan daya juang,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Xaverius Tanjungkarang, RD Andreas Sutrisno saat membuka LDK di Zona Tempur 235 Bandar Lampung, Selasa, 11 Juni 2019.

Lebih lanjut Romo Sutris menyatakan pendidikan abad 21 menitikberatkan pada tiga hal penting, yaitu : pembentukan karakter manusia seutuhnya, pengembangan kearifan lokal untuk dunia terkait dengan macam-macam literasi. “Selanjutnya aplikasi teknologi sebagai nilai tambah untuk membantu mengarahkan manusia agar mampu menguasai teknologi informasi dan aplikasi,” paparnya.

BACA JUGA:  Bulan Inklusi Keuangan, OJK Canangkan Sinergi Aksi Indonesia Menabung

Selain itu, Romo Sutris berharap agar para siswa dapat mengembangkan nilai-nilai karakter yang juga menjadi harapan pemerintah yang terdiri dari 9 nilai inti karakter.

“Nilai-nilai itu antara lain; keberanian, keadilan, kebaikan hati, rasa terima kasih, kebijaksanaan, mawas diri atau refleksi, rasa hormat terhadap orang lain, tanggung jawab, dan pengendalian diri,” kata Romo Sutris.

Di samping itu, Ketua Yayasan Xaverius Tanjungkarang ini berharap para peserta mampu menerapkan nilai-nilai moral public dalam kebersamaan melalui perwujudan peduli terhadap ancaman keselamatan bersama.

“Disamping itu rasa keadilan dan kepantasan, kebebasan dengan menjunjung tinggi hak-hak dasar manusia, kesetiaan pada institusi, tradisi, konstitusi bersama, respek terhadap otoritas yang disepakati bersama, menghormati nilai-nilai yang dipandang paling mulia yang disepakati bersama,” pungkasnya.

Pada akhir sambutannya, Romo Sutris mengatakan bahwa LDK sebagai salah satu sarana membentuk karakter siswa. Oleh karena itu para peserta diminta optimis dan semangat, tidak perlu ragu dan takut untuk menghadapi perkembangan jaman.

Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia LDK, Imelda Natalia Lumban Gaol mengungkapkan tujuan kegiatan kegiatan ini untuk  membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain melalui kegiatan organisasi. “Spirit keteladanan yang diambil pada kegiatan LDK kali ini adalah spirit Santo Fransiskus Xaverius,” ucapnya.

Imelda meminta seluruh peserta dapat mengikuti dan mencerna semua materi yang disampaikan pembimbing dengan baik agar apa yang diharapkan dari kegiatan ini dapat tercapai.***

Kontributor : Lydia Evanthi Restika Dewi

Editor         : Robert

Facebook Comments