Field Trip Inkopdit di Bali Kunjungi Koperasi dan Destinasi Wisata

ALTUMNEWS.com, BALI — Agenda hari ketiga rangkaian kegiatan Inkopdit di Bali berlangsung Rabu, 26 Juni 2019. Panitia mengisi agenda tersebut dengan kegiatan field trip.

Field trip terbagi menjadi dua sesi. Peserta mengunjungi koperasi primer pada pagi hari. Setelah itu, mereka menikmati wisata di sejumlah destinasi Bali.

Peserta Kunjungi 10 Koperasi Primer

Pada Rabu pagi, peserta berkumpul di halaman Hotel Prime Plaza. Mereka kemudian menaiki bus menuju koperasi primer yang telah ditentukan panitia.

Panitia membagi peserta menjadi 10 rombongan. Setiap rombongan mengunjungi satu koperasi primer.

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat proses berbagi pengalaman. Setiap koperasi menyampaikan perkembangan dan pengalamannya. Selanjutnya, peserta berdiskusi untuk saling melengkapi pengetahuan.

Salah satu tujuan kunjungan ialah Koperasi Tritunggal Tuka Dalung. Koperasi tersebut berdiri pada 1998.

Pada 2018, Koperasi Tritunggal Tuka Dalung memiliki 8.502 anggota. Koperasi itu juga mencatat aset sebesar Rp166.119.941.790.

Kenalkan Produk Simpanan

Seperti koperasi kredit pada umumnya, Koperasi Tritunggal Tuka memiliki simpanan pokok dan simpanan wajib.

Namun, koperasi tersebut menawarkan sejumlah produk Sibuhar yang unik. Produknya meliputi Sibuhar A dan B, Sibuhar Beasiswa, Sibuhar Galungan, Sibuhar Natal, serta Sibuhar Idul Fitri.

Sementara itu, produk pinjaman Koperasi Tritunggal Tuka memiliki banyak kesamaan dengan produk koperasi kredit lainnya di Indonesia.

Peserta Nikmati Wisata Bali

Setelah kunjungan koperasi, peserta melanjutkan agenda dengan wisata. Panitia memilih Garuda Wisnu Kencana dan Pantai Pandawa sebagai destinasi.

Kedua lokasi tersebut menjadi tujuan wisata favorit di Bali. Apalagi, kunjungan berlangsung pada musim liburan sekolah.

Pada akhir rangkaian Loknas dan Open Forum, panitia mengajak seluruh peserta makan malam bersama. Mereka menikmati suasana Pantai Jimbaran.

Keesokan harinya, peserta kembali ke daerah masing-masing. Namun, peserta RAT tetap mengikuti agenda sesuai ketentuan. Puskopdit dan Bekatigade masing-masing mengirim dua orang utusan.***