EKM Paroki Kalirejo: 129 Orang Muda Katolik Hadiri Pertemuan di Tias Bangun

ALTUMNEWS.com, PUBIAN — Ekaristi Kaum Muda (EKM) memberi harapan bagi Orang Muda Katolik (OMK) di Paroki Kalirejo, Lampung Tengah. Pada 2019, EKM memasuki pertemuan ke-X. Pertemuan pamungkas tahun itu berlangsung di Rayon Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Paroki Kalirejo, Lampung Tengah. Tepatnya, acara digelar di Stasi Santo Martinus, Desa Tias Bangun, Kecamatan Pubian.

Rayon Utara Paroki Kalirejo

Sebagai informasi, Rayon Utara Paroki Kalirejo memiliki 10 stasi. Wilayah tersebut mencakup Stasi Tias Bangun dan Karang Sari Negeri Mertani.

Selain itu, rayon tersebut mencakup Ringin Harjo, Tanjung Mas, Bandar Sari, dan Sido Bangun. Ada pula Stasi Sendang Agung, Sri Purnomo, serta Sendang Mulyo.

RD. George Slamet Santoso mendampingi OMK Paroki Kalirejo. Pastor yang akrab disapa Romo Joss itu berharap EKM terus menjadi ruang perjumpaan orang muda.

“Kalian datang ke acara ini dan berkumpul bersama teman-teman sesama kaum muda. Kami sudah sangat senang,” kata Romo Joss.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam homili Misa EKM. Perayaan berlangsung di Gereja Santo Martinus, Tias Bangun, Minggu, 30 Juni 2019.

129 Orang Muda Hadir

Romo Joss juga mengapresiasi jumlah peserta EKM di Tias Bangun. Menurutnya, pertemuan tersebut mencatat jumlah peserta terbanyak dibanding EKM sebelumnya.

“Saya sangat senang karena ada 129 orang muda di ruangan ini. Jumlah itu masih 50 persen dari total OMK di Rayon Utara,” ujarnya.

Selanjutnya, Romo Joss mengingatkan orang muda agar tidak kecanduan game online. Ia meminta peserta tetap mengutamakan tanggung jawab sehari-hari.

“Main game online boleh, tapi jangan sampai membuat kita lupa waktu dan lupa tanggung jawab. Kalau masih pelajar, tugasnya belajar. Boleh main game, tetapi jadikan sebagai selingan,” pungkasnya.

Bijak Menggunakan Media Sosial

Selain soal game online, Romo Joss mengingatkan peserta agar bijak menggunakan media sosial. Ia juga mengajak OMK lebih cerdas menghadapi berbagai informasi di internet.

“Sekarang zamannya berita bohong atau hoax. Jadi, kalian harus teliti dan cerdas menggunakan medsos. Gunakan medsos untuk hal-hal positif, membaca firman Tuhan contohnya,” kata Romo Joss.

Sebelumnya, Yuli Nugrahani bersama tim dari Bandar Lampung juga menyampaikan materi tentang penggunaan media sosial. Karena itu, peserta mendapat bekal untuk menggunakan media sosial secara lebih bijak.

Harapan OMK Rayon Utara

Sementara itu, Ketua OMK Rayon Utara Paroki Kalirejo, Martinus Supriyanto (24), menyampaikan harapannya. Ia ingin OMK semakin aktif dalam berbagai kegiatan.

“Harapannya, OMK semakin semangat dan bisa memaknai setiap kegiatan yang diikuti. Semoga kegiatan itu memberi hal positif bagi pribadi dan perkembangan iman mereka,” katanya.

Dengan demikian, EKM menjadi ruang bagi orang muda untuk berkumpul dan bertumbuh. Selain mempererat persaudaraan, kegiatan tersebut juga mendorong OMK menjaga kehidupan iman di tengah perkembangan teknologi.