ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG – Setelah menggelar audisi Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II di tingkat paroki, LP3KD Provinsi Lampung melanjutkan tahapan seleksi ke tingkat provinsi.
Audisi tingkat provinsi berlangsung di SMA Xaverius Bandarlampung, Minggu, 12 Januari 2020. Pada kesempatan tersebut, Pembimas Katolik Provinsi Lampung, Polycarpus Sarimin, membuka kegiatan audisi.
Sebanyak 264 peserta dan pendamping dari sejumlah paroki mengikuti audisi tersebut. Selanjutnya, panitia membagi peserta ke dalam empat mata lomba.
Keempat mata lomba itu meliputi paduan suara, cerdas cermat rohani, bertutur Kitab Suci, dan mazmur. Dengan demikian, para peserta mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan sesuai bidang yang mereka pilih.
Peserta Merupakan Hasil Seleksi Paroki
Ketua I LP3KD Provinsi Lampung, Tarsisius Purnomo, menjelaskan bahwa peserta tingkat provinsi berasal dari hasil penjaringan di setiap paroki.
Menurut Tarsisius, peserta yang mengikuti audisi merupakan duta dari masing-masing paroki. Karena itu, mereka membawa nama paroki dalam tahapan seleksi tingkat provinsi.
Selanjutnya, peserta yang lolos akan mewakili Provinsi Lampung dalam Pesparani II. Ajang tersebut akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Saudara dan saudari yang terpilih akan mewakili Provinsi Lampung di ajang Pesparani II. Selain itu, kalian akan berbagi sukacita iman bersama para utusan dari setiap provinsi,” ucap Tarsisius.
Pesparani Jadi Bekal Pelayanan
Selain menjadi ajang kompetisi, Pesparani II juga memberikan manfaat bagi kehidupan umat Katolik di setiap keuskupan.
Tarsisius menilai para peserta yang terpilih akan memperoleh pengalaman berharga. Mereka kemudian dapat membawa pengalaman tersebut untuk mendukung pelayanan di paroki masing-masing.
“Kami melihat Pesparani II memberikan keuntungan yang sangat besar bagi setiap keuskupan. Para peserta yang terpilih dan mewakili provinsi juga sudah memiliki bekal yang cukup untuk melayani di paroki masing-masing, khususnya dalam Perayaan Ekaristi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Tarsisius berharap para peserta dapat mengembangkan kemampuan tersebut dalam pelayanan liturgi. Dengan demikian, mereka tidak hanya membawa prestasi bagi Provinsi Lampung, tetapi juga ikut memperkuat pelayanan umat di paroki.
“Kami berharap kalian bisa menjadi petugas-petugas dalam Perayaan Ekaristi yang sangat mumpuni,” pungkasnya.
Pada akhirnya, audisi tingkat provinsi menjadi tahapan penting bagi LP3KD Lampung untuk menentukan peserta yang akan membawa nama daerah dalam Pesparani II di NTT.***





