ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG — Persediaan kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Bandarlampung menipis sejak pandemi Covid-19 merebak.
PMI Imbau Warga Tetap Donor Darah
Karena itu, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung, dr. Aditya M. Biomed, mengajak masyarakat tetap tenang saat mendonorkan darah.
Aditya menjelaskan bahwa PMI tetap menerapkan jaga jarak saat melayani donor darah. Dengan demikian, masyarakat dapat berdonor sambil mengikuti protokol kesehatan.
“Kami tetap memberlakukan social distancing. Kami tidak menghambat pelaksanaan donor darah,” katanya.
Selain itu, Aditya mengimbau masyarakat sehat untuk datang langsung ke PMI. Ia juga meminta warga meluangkan waktu untuk mendonorkan darah.
“Memang sekarang ada imbauan untuk tetap di rumah. Namun, jika merasa sehat dan biasa donor darah, mohon menyempatkan waktunya sebentar untuk datang ke aksi sosial ini atau langsung ke PMI,” ujarnya.
Ormas Katolik Ajak Masyarakat Donor
Sementara itu, sejumlah organisasi masyarakat Katolik di Lampung ikut merespons kondisi tersebut. Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Bandarlampung, UKMK Gentiaras, dan organisasi lainnya mengajak masyarakat melakukan donor darah.
Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Lampung, Marcus Budi Santoso, meminta seluruh elemen masyarakat memperhatikan kebutuhan darah.
“Kita lihat kebutuhan akan darah terus bertambah. Terutama pasien talasemia dan hemodialisa atau gagal ginjal yang membutuhkan darah secara rutin,” kata Marcus dalam siaran pers, Rabu (20/05/2020).
Menurut Marcus, pasien kecelakaan dan pasien operasi juga membutuhkan transfusi darah. Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat ikut menjaga ketersediaan stok darah.
“Tidak perlu ragu dan takut. Para petugas PMI sudah mengikuti standar protokol kesehatan. Yakin saja dan percayakan penuh kepada PMI,” imbuhnya.
Pemuda Katolik Siapkan Aksi Donor Darah
Selanjutnya, Marcus mengajak seluruh kader Pemuda Katolik di tingkat komisariat cabang (Komcab) untuk menggelar aksi donor darah.
Ia juga meminta para kader bekerja sama dengan UTD PMI di setiap kabupaten dan kota di Lampung. Dengan cara tersebut, gerakan donor darah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Di sisi lain, Ketua PMKRI Cabang Bandarlampung, Andreas Gita, mengatakan gabungan organisasi Katolik di Lampung akan menggelar aksi donor darah.
“Kegiatan ini akan diadakan Jumat, 22 Mei 2020, di Posko Bersama Satu Saudara di Jalan Samratulangi, Bandarlampung,” jelas Andreas.
Keuskupan Tanjungkarang Dukung Donor Darah
Sementara itu, Koordinator Komisi HAK Bidang Politik, Ormas dan Mahasiswa Keuskupan Tanjungkarang, RD Yohanes Kurniawan Jati, mendukung aksi tersebut.
Menurut Romo Jati, masyarakat perlu mendukung tenaga medis selama pandemi Covid-19. Salah satu caranya ialah membantu memenuhi kebutuhan darah untuk transfusi.
“Pada masa pandemi Covid-19, dunia medis menjadi garda depan dalam penanganan penyakit serius ini. Namun demikian, usaha mereka perlu didukung dari banyak hal, termasuk pasokan darah untuk kebutuhan transfusi,” katanya.
Lebih lanjut, Romo Jati mengajak masyarakat melihat persoalan kesehatan sebagai tanggung jawab bersama.
“Perlulah masing-masing pribadi mencari rahmat Tuhan yang tersembunyi dalam masa sulit ini, sembari membantu sesama,” pungkasnya.***





