Gunung Sukmo Ilang, Gunung Unik di Pesawaran dengan Lima Puncak

ALTUMNEWS.com, PESAWARAN – Gunung Sukmo Ilang atau Gunung Pesawaran menjadi salah satu kawasan pegunungan di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, yang menarik perhatian para pendaki. Gunung dengan ketinggian mencapai 1.682 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini memiliki keunikan berupa sejumlah titik puncak, termasuk Puncak Pematang Petai dan Puncak Tugu atau Puncak Ratai.

Keunikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam yang ingin menjelajahi keindahan pegunungan di Lampung. Selain menawarkan panorama alam, kawasan ini juga menyimpan cerita tentang jalur pendakian dan sosok warga yang turut menjaga kelestarian hutan.

Gunung Sukmo Ilang Memiliki Lima Titik Puncak

Juru kunci Gunung Sukmo Ilang, Mbah Basrowi (75), menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki beberapa titik puncak yang terlihat memiliki ketinggian relatif sama dari puncak utama.

Informasi itu disampaikan Mbah Basrowi melalui video YouTube Krakatoa TV berjudul “Misteri Puncak-Puncak di Pegunungan Sukmo Ilang Lampung” yang tayang pada 15 Januari 2020.

Dalam video tersebut, Mbah Basrowi bersama dua cucunya, Lita dan Eko, serta pendaki asal Bandar Lampung, Ardi Okta Syaputra, menjelajahi salah satu titik puncak di kawasan pegunungan tersebut.

Rombongan kemudian memilih Puncak Pematang Petai sebagai tujuan pendakian.

“Maka saya bilang, di puncak gunung ini (Sukmo Ilang) ada lima atau tiga puncak yang sama tingginya. Itu yang terlihat dari Tugu (puncak utama),” kata Mbah Basrowi.

Penjelasan tersebut menggambarkan keunikan bentang alam di kawasan Gunung Pesawaran yang memiliki sejumlah titik puncak untuk dijelajahi pendaki.

Mengenal Puncak Pematang Petai, Leher Kambing, dan Puncak Ratai

Mbah Basrowi menyebut tiga nama puncak yang diketahuinya, yakni Puncak Pematang Petai, Puncak Leher Kambing, dan Puncak Tugu.

Masyarakat setempat juga mengenal Puncak Tugu dengan sebutan Puncak Ratai. Lokasi ini menjadi titik tertinggi di kawasan pegunungan tersebut, dengan ketinggian mencapai 1.682 mdpl.

Keberadaan beberapa titik puncak itu menambah daya tarik bagi pendaki yang ingin menikmati panorama alam dari sudut berbeda. Puncak Pematang Petai, misalnya, menjadi salah satu tujuan perjalanan Mbah Basrowi bersama Ardi Okta Syaputra dan rombongan.

Selain menawarkan tantangan perjalanan, jalur pendakian di kawasan ini juga memperlihatkan kekayaan alam Kabupaten Pesawaran yang perlu dijaga bersama.

Mbah Basrowi, Sosok Penjaga Kelestarian Gunung Pesawaran

Masyarakat sekitar mengenal Mbah Basrowi sebagai sosok yang peduli terhadap kelestarian hutan dan lingkungan pegunungan. Ia juga kerap menemani pendaki dari berbagai daerah yang ingin menjelajahi kawasan tersebut.

Ardi Okta Syaputra membenarkan pengalamannya mendaki bersama Mbah Basrowi saat berbincang dengan Altumnews.com pada Kamis, 7 Januari 2021.

Saat itu, Ardi memulai perjalanan menuju salah satu puncak melalui Dusun Sinar Tiga, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran.

“Mbah Basrowi bersama dua cucunya, Lita dan Eko, mengantar saya menuju Puncak Pematang Petai,” kata Ardi.

Kehadiran Mbah Basrowi dalam perjalanan tersebut menunjukkan peran warga lokal dalam membantu pendaki mengenal jalur dan kondisi kawasan pegunungan.

Pendakian Enam Jam Menuju Puncak Gunung Pesawaran

Ardi bersama rombongan melanjutkan perjalanan untuk menjelajahi sejumlah titik puncak. Mereka membutuhkan waktu sekitar enam jam perjalanan dari kaki gunung hingga mencapai tujuan pendakian.

Perjalanan panjang itu menjadi pengalaman tersendiri bagi rombongan. Rasa lelah selama pendakian terbayar ketika mereka tiba di Puncak Pematang Petai dan menikmati panorama alam dari ketinggian.

Bagi pendaki, perjalanan tersebut bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga menikmati keindahan alam dan mengenal kawasan yang memiliki karakter geografis unik.

Menjaga Keindahan Alam untuk Generasi Mendatang

Gunung Sukmo Ilang di Kabupaten Pesawaran tidak hanya menawarkan pengalaman pendakian, tetapi juga menyimpan cerita tentang keberagaman titik puncak dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Keberadaan Puncak Pematang Petai, Puncak Leher Kambing, dan Puncak Ratai menjadi bagian dari daya tarik kawasan tersebut bagi pencinta alam.

Karena itu, pendaki perlu menjaga kebersihan jalur, tidak membuang sampah sembarangan, serta menghormati lingkungan dan masyarakat setempat.

Pelestarian kawasan pegunungan merupakan tanggung jawab bersama agar keindahan alam Pesawaran tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.***