oleh

Jasa Raharja Lampung Tanam Pohon di Teluk Kiluan

ALTUMNEWS.Com, TANGGAMUS — PT Jasa Raharja Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan Program pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Teluk Kiluan Kabupaten Tanggamus secara terpadu pada Kamis, 8 April 2021.

Kepala Jasa Raharja Cabang Lampung, Margareth VS Panjaitan menjelaskan, pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Daerah Teluk Kiluan Kabupaten Tanggamus merupakan sinergi bersama Pemerintah Provinsi Lampung beserta instansi vertikal yang terkait wisata maritim di Provinsi Lampung.

“Mengingat potensi wisata yang cukup besar dimiliki kawasan Teluk Kiluan,” katanya.

Menurut Margareth, dalam program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat daerah pesisir Teluk Kiluan Tanggamus, PT Jasa Raharja bersama Dinas Pariwisata Provinsi Lampung mengawalinya dengan kegiatan silaturahmi berupa edukasi masyarakat pesisir baik nelayan ikan maupun nelayan wisata.

“Tujuannya agar masyarakat memahami potensi yang dimiliki sehingga dapat menciptakan ekosistem wisata berbasis kelestarian lingkungan dan dapat berkontibusi terhadap kemajuan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Ditambahkannya, edukasi secara komprehensif ini diharapkan dapat mendorong adanya peningkatan kualitas serta pemahaman yang merata di masyarakat sehingga tidak ada unsur yang diabaikan termasuk keselamatan transportasi sebagai bagian tak terpisahkan dari wisata kemaritiman.

Pada kesempatan ini, lanjut Kepala Jasa Raharja Cabang Lampung sebagai bagian BUMN, pihaknya juga melaksanakan aksi penanaman pohon melalui program Bina Lingkungan (CSR) sebagai simbol kelestarian alam yang menjadi karakteristik utama wisata maritim Teluk Kiluan agar lebih sejalan dengan kearifan lokal masyarakat.

“Kami menyadari bahwa kondisi pariwisata saat ini masih dibayangi pendemi covid-19 oleh karenanya dalam kegiatan ini kami menyertakan tim dokter dan paramedis untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar, sehingga dampak sosial program ini juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” jelas Margareth.

Margareth berharap kedepan perhatian dan pendampingan secara berkesinambungan terhadap kawasan teluk kiluan ini akan berlanjut, baik secara fisik sarana prasarana maupun kualitas sumber daya masyarakat.

“Tentu melalui berbagai program seperti bantuan sarana umum, fasilitas keagamaan, keselamatan transportasi, kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi kreatif, kelestarian lingkungan dan program lainya yang akan mendorong kawasan teluk kiluan menjadi primadon wisata di Provinsi Lampung bahkan di tingkat nasional,” tutupnya.***

Editor : Robertus Bejo

Komentar

News Feed