ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN — Pemerintah Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, memperkenalkan destinasi wisata baru bernama Bukit Lantana.
Peluncuran Bukit Lantana berlangsung pada Sabtu (10/4/2021). Kehadiran destinasi ini sekaligus menambah pilihan wisata di Desa Harapan Jaya.
Kepala Desa Harapan Jaya Susalit Cokro Aminoto mengatakan, Bukit Lantana memiliki potensi untuk menarik lebih banyak wisatawan. Selain itu, destinasi tersebut dapat memperkaya pilihan wisata di desa.
“Lahirnya Bukit Lantana tentu semakin menambah kekayaan potensi wisata di Desa Harapan Jaya untuk menjadi destinasi pilihan,” kata Cokro.
Bukit Lantana Tambah Pilihan Wisata di Harapan Jaya
Menurut Cokro, wisatawan dapat mengunjungi beberapa destinasi sekaligus saat datang ke Desa Harapan Jaya. Karena itu, ia berharap Bukit Lantana mampu menjadi magnet baru pariwisata Pesawaran.
“Semoga makin banyak wisatawan berkunjung ke desa kami. Ibarat pepatah sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui,” ujarnya.
Saat ini, Desa Wisata Harapan Jaya memiliki sejumlah destinasi. Di antaranya Bukit Cendana, Cendana Mountain Bike Park, Air Terjun Sinar Tiga, Air Terjun Tirta, Kolam Renang Tirto Langgeng, serta titik awal pendakian Gunung Pesawaran atau Sukmo Ilang.
Dengan bertambahnya destinasi, pemerintah desa berharap perekonomian masyarakat ikut tumbuh. Pedagang, kelompok wisata, hingga pelaku usaha oleh-oleh dapat memperoleh manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Para pedagang, Warga Sadar Wisata, pusat belanja oleh-oleh akan mengungkit kemajuan wisata. Selanjutnya, kondisi ini akan menopang pendapatan ekonomi masyarakat sekitar dan pendapatan asli desa,” kata Cokro.
Pengelola Diminta Tingkatkan Pelayanan Wisata
Selain membangun destinasi, Cokro meminta kelompok wisata meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, keramahan menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan.
Karena itu, masyarakat perlu mempertahankan tata krama dan tradisi lokal. Dengan pelayanan yang baik, wisatawan diharapkan mendapatkan kesan yang menarik.
Selanjutnya, wisatawan dapat membawa pengalaman tersebut kepada orang lain. Dengan demikian, promosi wisata Harapan Jaya bisa berkembang melalui rekomendasi pengunjung.
“Sikap ramah dan santun serta cinderamata berupa makanan atau kopi khas desa kami merupakan wujud upaya menciptakan kesan dan kenangan menarik bagi wisatawan,” pungkasnya.
Asal-Usul Nama Bukit Lantana
Nama Bukit Lantana berasal dari tanaman Lantana yang banyak tumbuh di kawasan tersebut. Bukit ini memiliki ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Cokro menyebut tanaman Lantana menjadi salah satu ikon Desa Harapan Jaya. Karena itu, masyarakat perlu menjaga dan merawat tanaman tersebut.
“Lantana itu adalah ikon Desa Harapan Jaya. Di situ banyak tumbuh pohon Lantana. Pohon ini sangat bagus bila dipelihara dan dirawat,” jelasnya.
Sementara itu, warga Dusun Sinar Dua bernama Muksoni menjadi penggagas pembukaan Bukit Lantana. Muksoni juga menjabat Ketua Kelompok Warga Sadar Wisata Desa Harapan Jaya.
Harga Tiket dan Rute Bukit Lantana
Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Bukit Lantana, pengelola menetapkan tiket masuk kendaraan roda dua sebesar Rp5.000.
Kemudian, wisatawan yang ingin camping dikenakan tarif Rp20.000 per tenda. Pengelola juga menyediakan layanan sewa tenda dengan tarif Rp60.000.
Bukit Lantana berjarak sekitar 52 kilometer dari Kota Bandarlampung. Wisatawan dapat memilih rute Gedong Tataan-Kedondong atau jalur Lempasing-Kelapa Rapat.
Jika melalui Kedondong, wisatawan dapat masuk dari Pasar Umbul Kluwih. Selanjutnya, ambil jalur ke kanan menuju kawasan Bukit Lantana.
Sementara itu, wisatawan dari arah Pantai Kelapa Rapat dapat mengambil jalur melalui Pemandian Air Panas Way Urang atau Pasar Bunut.
Dari kedua titik tersebut, perjalanan menuju Bukit Lantana membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Secara keseluruhan, perjalanan dari Bandarlampung memerlukan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.
Dengan panorama perbukitan dan ketinggian mencapai 900 mdpl, Bukit Lantana menjadi tambahan destinasi wisata di Desa Harapan Jaya, Pesawaran. Selain menikmati alam, wisatawan juga dapat camping sambil mengenal potensi wisata dan budaya masyarakat setempat.***





