Jasa Marga Raup Laba Rp392,8 Miliar pada Kuartal I 2022, Naik 142,7%

Jasa Marga Targetkan Pendapatan Usaha Naik 18%

Pertumbuhan bisnis jalan tol mendorong peningkatan pendapatan usaha dan EBITDA Jasa Marga. Untuk semester I 2022, perseroan menargetkan pendapatan usaha tumbuh 18% dan EBITDA meningkat 21% dibandingkan periode yang sama pada 2021.

Investor Relations Department Head Jasa Marga, Milka Theodora, menjelaskan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat turut mendukung pertumbuhan tersebut. Penambahan ruas tol yang beroperasi juga memberikan kontribusi signifikan.

“Selain mobilitas masyarakat yang meningkat di tengah pemulihan pandemi, penambahan panjang jalan tol operasi untuk Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi 3A, Jalan Tol Serpong-Cinere Ruas Serpong Pamulang, Jalan Tol Cengkareng Batuceper-Kunciran serta beroperasi penuhnya Jalan Tol Balikpapan Samarinda dan Jalan Tol Manado-Bitung juga memberikan dampak yang besar pada peningkatan Pendapatan Usaha Perseroan,” ujar Milka.

Jasa Marga Kelola 1.260 Km Jalan Tol

Perusahaan mempertahankan pangsa pasar jalan tol beroperasi di Indonesia sebesar 51%. Pada 2022, Jasa Marga menambah pengoperasian Jalan Tol Manado-Bitung seksi Danowudu-Bitung sepanjang 13,40 km.

Selain penambahan ruas operasional tersebut, perseroan memperoleh tambahan konsesi Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap sepanjang 206,65 km. Dengan perkembangan itu, total jalan tol yang dioperasikan Jasa Marga mencapai 1.260 km, sedangkan total konsesinya mencapai 1.809 km.

Jasa Marga Perkuat Kondisi Keuangan

Di tengah bertambahnya proyek jalan tol yang beroperasi, kondisi keuangan Jasa Marga menunjukkan perbaikan. Perseroan mencatat perbaikan covenant dan menjaga rasio Interest Bearing Debt to Equity sesuai ketentuan kreditur.

Kemampuan membayar bunga pinjaman juga tetap terjaga. Pada semester I 2022, perusahaan bahkan berhasil menurunkan biaya utang atau cost of debt.

“Di tengah semakin banyaknya proyek jalan tol baru yang telah selesai dan mulai dioperasikan, covenant perseroan semakin membaik. Selain itu, Interest Bearing Debt to Equity Ratio Perseroan tetap terjaga dalam koridor yang dipersyaratkan oleh para Kreditur. Di samping itu, kemampuan Perseroan untuk membayar kewajiban bunga masih terjaga seperti tahun-tahun sebelumnya dan Jasa Marga mampu menurunkan cost of debt Perseroan pada Semester I 2022 ini,” tambah Milka.

Jasa Marga Bentuk Subholding Trans Jawa

Sebagai bagian dari strategi asset recycling, Jasa Marga membentuk subholding PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT). Pada 1 Juli 2022, perseroan memisahkan 13 ruas Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 676 km ke dalam subholding tersebut.

Langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan jalan tol. Melalui strategi tersebut, Jasa Marga berharap dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kepada pengguna jalan.

Jasa Marga Jaga Kelancaran Mudik Lebaran

Untuk menjaga kualitas layanan, Jasa Marga terus mengoptimalkan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh ruas tol dalam grup perusahaan. Salah satu fokusnya ialah menjaga kelancaran lalu lintas selama mudik Lebaran 2022.

Saat Idulfitri 1443 H, perusahaan melayani lonjakan arus mudik hingga 1,7 juta kendaraan. Jumlah itu meningkat 9,1% dibandingkan Lebaran 2019 sebelum pandemi.

Berbagai langkah mendukung kelancaran perjalanan tersebut. Jasa Marga memperlebar Jalan Tol Jakarta–Cikampek, mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan, serta mendukung rekayasa lalu lintas one way dan contra flow. Pelayanan di rest area juga membantu meningkatkan kenyamanan pemudik.

Jasa Marga Kembangkan Jalan Tol Berkelanjutan

Komitmen terhadap keberlanjutan mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Dalam bidang keselamatan, Jasa Marga mendukung Korps Lalu Lintas Polri menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di sejumlah ruas tol.

Dari sisi teknologi, perusahaan menambahkan fitur pada aplikasi Travoy. Jasa Marga juga mengembangkan Jasamarga Integrated Digitalmap melalui Jasa Marga Tollroad Command Center.

Inovasi tersebut mendukung efisiensi operasional sekaligus meningkatkan layanan jalan tol berbasis digital.

Jasa Marga Dukung Presidensi G20 di Bali

Untuk mendukung Presidensi G20 2022 di Bali, PT Jasamarga Bali Tol melakukan berbagai penataan lingkungan dan fasilitas. Programnya mencakup penataan lanskap serta penanaman lebih dari 756.800 bibit mangrove.

Perusahaan juga menanam pohon dan membangun taman. Pada aspek energi hijau, Jasa Marga mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Sentuhan budaya lokal turut memperkuat kawasan tersebut. Jasa Marga menambahkan ornamen Bali pada penerangan jalan umum, merenovasi gerbang tol, dan memasang patung penari Bali.

Jasa Marga Jalankan Program Sosial dan Lingkungan

Pada awal 2022, Jasa Marga menjalankan sejumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya berupa pembangunan enam titik biogas untuk mendukung konservasi Sungai Citarum bersama Perum Jasa Tirta II.

Selain program tersebut, perusahaan menggelar Bakti BUMN di Mandalika bersama Pegadaian dan ITDC. Kegiatan ini melibatkan pegawai melalui Employee Volunteering Program untuk menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.***