ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG — Sebanyak 368 personel kepolisian akan mengawal prosesi Pentahbisan Uskup terpilih Keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo.
Dalam rangka menjaga kelancaran pengamanan tersebut, panitia menggelar acara tahbisan di Gereja Ratu Damai Telukbetung, Bandarlampung, Senin (1/5/2023).
Guna mendukung ketertiban acara, Ketua Panitia Tahbisan Uskup Keuskupan Tanjungkarang, RD Apolonius Basuki, membeberkan rincian pembagian personel.
“Keamanan mendapat dukungan penuh dari 368 personel. Total anggota Polri yang mengawal acara berjumlah 368 personel. Rinciannya, Polda Lampung menerjunkan 203 personel dan Polresta Bandar Lampung menyiapkan 165 personel,” jelas Romo Apol, Minggu (30/4/2023).
PANITIA MELIBATKAN PULUHAN UMAT
Selain mengandalkan pengamanan kepolisian, panitia juga mengajak puluhan umat setempat. Sebab, mereka bertugas mengatur area parkir serta menyambut para tamu selama acara berlangsung.
Secara khusus, panitia menugaskan 39 orang untuk mengelola lalu lintas parkir. Sementara itu, 39 orang lainnya menangani tata laksana penerimaan tamu sekaligus menyiapkan konsumsi.
“Panitia parkir berjumlah 39 orang. Selanjutnya, panitia tata laksana penerima tamu serta konsumsi juga berjumlah 39 orang,” terang Romo Apol.
PANITIA MENYIAPKAN KANTONG PARKIR
Di samping itu, panitia menyediakan beberapa lokasi strategis sebagai kantong parkir. Langkah ini akan membantu mengurai potensi kepadatan kendaraan di sekitar area gereja.
Menurut Romo Apol, panitia telah menggalang kerja sama dengan pengelola sejumlah tempat. Di antaranya, Bank OUB, dealer Honda maupun Yamaha, area depan Rumah Duka Suaka Insan, serta lahan parkir terdekat.
“Kami sudah memohon bantuan Bank OUB, dealer Honda dan Yamaha, area depan Rumah Duka Suaka Insan, serta lahan parkir terdekat,” imbuhnya.
PANITIA MEMINTA UMAT TIDAK MEMBAWA KENDARAAN PRIBADI
Oleh karena itu, Romo Apol mengimbau umat Paroki Ratu Damai maupun panitia agar tidak membawa kendaraan pribadi.
Bahkan, ia mendesak para tamu tahbisan agar datang secara berombongan. Melalui skema tersebut, panitia sanggup mengatur arus lalu lintas dan area parkir secara lebih efisien.
“Umat Ratu Damai serta panitia wajib menghindari penggunaan kendaraan pribadi. Selain itu, para tamu tahbisan hendaknya berangkat secara rombongan,” pungkasnya.
Dengan demikian, panitia optimistis seluruh rangkaian Pentahbisan Uskup Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo akan berjalan aman, tertib, serta lancar.
Pada akhirnya, kesiapan personel, penataan parkir, serta kedatangan tamu secara berombongan menjadi pilar utama untuk menyukseskan acara tersebut.***





