ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Zainal Abidin, mengikuti Diskusi Ekonomi Triwulanan (Diskon-Tri) Triwulan II Tahun 2023. Ia didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Lampung, Rinva Yanti.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang video conference lantai 1 Diskominfotik Provinsi Lampung, Selasa (8/8/2023).
Pertumbuhan Ekonomi Lampung Tertinggi di Sumatera
Pada 7 Agustus 2023, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung untuk Triwulan II 2023.
Secara tahunan (year-on-year/y-on-y), ekonomi Lampung tumbuh 4,00 persen. Angka ini menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera.
Sementara itu, secara triwulanan (quarter-to-quarter/q-to-q), ekonomi Lampung tumbuh 8,15 persen. Capaian ini menjadi pertumbuhan tertinggi di Indonesia pada Triwulan II 2023.
Gubernur Lampung menilai capaian tersebut dapat menjadi pijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada Triwulan III. Pemerintah daerah juga dapat memanfaatkan data tersebut sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi sepanjang 2023.
“Kita perlu melakukan upaya terbaik agar perekonomian tidak mengalami kontraksi. Karena itu, penting bagi kita untuk melakukan asesmen dan evaluasi terhadap capaian ekonomi. Kita juga perlu melihat prospek ke depan serta menentukan instrumen yang tepat untuk mendorong dan menjaga pertumbuhan ekonomi Lampung,” ungkapnya.
Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Lampung
Gubernur Lampung juga menyoroti peran sektor pariwisata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, sektor ini memiliki daya ungkit besar bagi berbagai bidang usaha.
Kemajuan pariwisata dapat memberikan efek berganda (trickle-down effect) bagi sektor lain. Dampaknya dapat dirasakan oleh usaha transportasi, hotel, penginapan, restoran, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Lampung memiliki potensi wisata alam yang beragam. Bentang alamnya mencakup dataran rendah, dataran tinggi, perbukitan, hingga kawasan pegunungan.
“Potensi pariwisata Lampung mencakup pegunungan, laut, dan wisata buatan. Lampung juga memiliki 172 pulau dan garis pantai sepanjang 1.319,021 kilometer,” ujarnya.
Potensi tersebut dapat menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan destinasi wisata. Pengembangan pariwisata juga berpeluang memperluas aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan usaha bagi masyarakat.
BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Lampung 8,15 Persen
Kepala BPS Provinsi Lampung, Atas Parlindungan Lubis, memaparkan data pertumbuhan ekonomi Lampung pada Triwulan II 2023.
Secara triwulanan, ekonomi Lampung tumbuh 8,15 persen dibandingkan Triwulan I 2023. Dari sisi produksi, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 18,35 persen.
Dari sisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 32,11 persen.
BPS juga mencatat pertumbuhan ekonomi Lampung sebesar 4,00 persen secara tahunan. Perbandingan ini menggunakan periode Triwulan II 2022 sebagai dasar.
Dari sisi produksi, sektor Transportasi dan Pergudangan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 19,32 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Barang dan Jasa tumbuh paling tinggi sebesar 9,83 persen.
Sejumlah Narasumber Ikuti Diskusi Ekonomi Triwulanan
Diskusi tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber secara daring. Mereka antara lain Direktur Pengembangan Destinasi I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, serta akademisi Universitas Lampung, Dr. Teguh Endaryanto.
Para narasumber membahas perkembangan ekonomi Lampung serta peluang penguatan sektor strategis, termasuk pariwisata, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.***





