ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG – Paroki Kristus Raja Katedral Tanjungkarang menyiapkan rangkaian Misa Natal 2024.
Saat ini, renovasi gereja masih berlangsung. Karena itu, paroki menyiapkan beberapa lokasi untuk perayaan Natal.
Pastor Kepala Paroki, Reverendus Dominus (RD) JB Sujanto, mengatakan persiapan Natal tahun ini cukup kompleks. Pasalnya, renovasi gereja belum selesai.
“Persiapan Natal kali ini memang cukup ribet karena kita menggunakan gereja yang belum jadi. Sudah beberapa hari sebelumnya, kami sudah mulai menyiapkan berbagai hal,” ujar Romo Janto.
Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui Altumnews.com di Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang, Senin (23/12/2024).
Menurut Romo Janto, panitia membagi lokasi Misa Natal. Perayaan berlangsung di wilayah Hanura, Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang, dan GSG Vila Citra.
Jadwal Misa Natal 2024
Berikut jadwal Misa Natal di Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang:
- Malam Natal: 24 Desember 2024, pukul 18.00 WIB.
- Malam Natal: 24 Desember 2024, pukul 21.00 WIB.
- Misa Natal Pagi: 25 Desember 2024, pukul 07.00 WIB.
Sementara itu, berikut jadwal Misa Natal di GSG Vila Citra:
- Malam Natal: 24 Desember 2024, pukul 18.00 WIB.
- Misa Natal Pagi: 25 Desember 2024, pukul 07.00 WIB.
Natal di Wilayah Hanura
Romo Janto juga menjelaskan persiapan Natal di wilayah Hanura. Beberapa stasi akan menggelar perayaan Natal.
Namun, panitia masih mengatur jadwal setiap stasi. Karena itu, Romo Janto belum menerima jadwal lengkap.
“Untuk wilayah Hanura, ada beberapa stasi yang akan merayakan Natal. Namun, jadwalnya belum sepenuhnya saya terima,” katanya.
Pesan Natal tentang Kesederhanaan
Selain menjelaskan persiapan Misa, Romo Janto menyampaikan pesan Natal. Ia mengajak umat merayakan Natal secara sederhana.
Namun, kesederhanaan tersebut tetap harus menghadirkan sukacita. Ia juga mengajak umat mendukung renovasi gereja.
“Meskipun gereja kita masih dalam proses renovasi, saya berharap perayaan Natal kali ini bisa menggugah umat untuk turut berpartisipasi dalam melanjutkan renovasi gereja ini,” ujarnya.
Selanjutnya, Romo Janto mengajak umat mendalami makna Natal. Ia berharap umat menjadikan Natal sebagai momentum membangun persatuan.
“Pesan Natal adalah untuk bersama-sama menuju Yerusalem, tempat di mana Yesus hadir. Dalam situasi ini, kita diajak untuk hidup dalam damai dan persatuan,” pesan Romo Janto.
Menurutnya, Yesus merupakan Sang Pembawa Damai. Karena itu, umat dapat menjalani Natal dengan keyakinan bahwa Yesus selalu menyertai.***





