Banjir Bandar Lampung, Pemuda Lintas Agama dan Honda Inti Mobil Salurkan Bantuan

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Hujan lebat mengguyur Kota Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, warga khawatir banjir kembali terjadi.

Meski demikian, warga dan berbagai pihak terus berupaya mengurangi dampak bencana. Salah satunya, mereka mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan korban banjir.

Pemuda Lintas Agama Bergerak

Di tengah kondisi tersebut, semangat gotong royong muncul dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, pemuda lintas agama turut bergerak membantu korban banjir.

Selain itu, mereka bekerja sama dengan Honda Inti Mobil Lampung. Sejumlah organisasi kepemudaan ikut dalam aksi tersebut. Di antaranya, GP Ansor, Pemuda Katolik, Peradah Hindu, Gemabudhi, PMKRI, dan SAKTI.

Bersama-sama, mereka menyalurkan bantuan kepada warga yang mengalami dampak banjir.

Ketua GP Ansor Bandar Lampung, Agung Zawil Afkar, yang juga anggota DPR Komisi 3, menilai kerja sama tersebut menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas agama.

Menurut Agung, generasi muda dan sektor usaha dapat bekerja sama untuk membantu masyarakat. Selain itu, kolaborasi tersebut dapat mempercepat pemulihan setelah bencana.

Dengan demikian, Agung menilai aksi tersebut menunjukkan kepedulian tanpa memandang latar belakang. Pada akhirnya, semua pihak dapat bekerja bersama untuk kepentingan masyarakat.

Dorong Kerukunan Antarumat Beragama

Sementara itu, Ketua SAKTI Bandar Lampung Laurentius Wendi menyebut aksi tersebut sebagai kesempatan bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, mereka dapat menunjukkan komitmen untuk menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurut Wendi, pemuda dapat membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan. Selain membantu korban, mereka juga dapat membangun semangat berbagi melalui kegiatan sosial.

“Semangat solidaritas ini adalah wujud nyata bahwa pemuda bisa bersatu untuk menanggulangi bencana dan meredakan penderitaan orang lain,” ujar Wendi dalam press release yang diterima Altumnews.com, Jumat petang (24/1/2025).

Dorong Kelompok Tanggap Bencana

Di sisi lain, Deddy Wijaya Chandra dari Gemabudhi berharap gerakan solidaritas tersebut terus berkembang. Ia ingin gerakan itu membentuk kelompok tanggap bencana yang lebih terorganisir.

Selain itu, Deddy mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat. Ia juga meminta pemerintah ikut memperkuat gerakan tersebut.

Menurut Deddy, masyarakat perlu membangun kesiapsiagaan bencana secara bersama. Dengan langkah tersebut, masyarakat dapat mengurangi dampak bencana pada masa mendatang.

Pemuda Katolik Tekankan Gotong Royong

Selanjutnya, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Bandar Lampung Ignatius Limpad Kharismawan mengatakan organisasinya tidak hanya menyalurkan bantuan material.

Menurut Ignatius, aksi tersebut juga bertujuan membangun semangat gotong royong. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda lintas agama dapat bersatu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ignatius.

Honda Inti Mobil Salurkan Bantuan

Sementara itu, General Manager Honda Inti Mobil Lampung Suhandi mengatakan perusahaan menyalurkan bantuan sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Menurut Suhandi, bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang mengalami dampak banjir. Selain itu, bantuan tersebut dapat memberikan harapan bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, kolaborasi ini menunjukkan peran organisasi kepemudaan, masyarakat, dan dunia usaha dalam membantu korban bencana. Tidak hanya itu, kerja sama lintas agama juga memperkuat solidaritas di Bandar Lampung.

Dengan adanya sinergi tersebut, warga dapat mempercepat pemulihan kondisi mereka. Pada akhirnya, masyarakat berharap Bandar Lampung segera kembali menjalankan aktivitas seperti biasa.***