ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN – Wisata Puncak Punggung Naga semakin populer di kalangan pencinta alam. Lokasinya berada di Kabupaten Pesawaran.
Selain menawarkan pemandangan alam, Puncak Punggung Naga memiliki fungsi lain. Tempat ini menjadi jalur alternatif menuju Puncak Ratai atau Puncak Tugu.
Puncak Ratai memiliki ketinggian 1.681 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selama ini, kawasan tersebut menjadi salah satu tujuan favorit para pendaki.
Jalur Punggung Naga Lebih Singkat
Menurut Nurohman, jalur Punggung Naga menawarkan akses yang lebih dekat menuju Puncak Ratai. Ia merupakan pengelola sekaligus pemilik Wisata Puncak Punggung Naga.
“Ya memang jalur buat pendakian ke Puncak Ratai itu lebih dekat dan termasuk jalan alternatif,” ujar Nurohman kepada Altumnews.com, Minggu (16/3/2025).
Ia menjelaskan, kondisi jalur juga semakin jelas. Pengelola rutin memantau kawasan pendakian.
Selain itu, pengelola menjaga kebersihan jalur dari sampah. Upaya tersebut membuat pendaki lebih nyaman saat melakukan perjalanan.
Jalur Pendakian Terawat dan Bersih
Wisata Puncak Punggung Naga menawarkan pemandangan alam yang menarik. Pengelola juga terus merawat jalur pendakian.
Karena itu, pendaki dapat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman. Kebersihan kawasan menjadi salah satu perhatian utama pengelola.
Selain menjaga jalur, pengelola juga memantau kondisi lingkungan. Langkah tersebut penting untuk menjaga daya tarik wisata dalam jangka panjang.
Waktu Tempuh Menuju Puncak Ratai
Lantas, berapa lama pendaki membutuhkan waktu untuk mencapai Puncak Ratai?
Menurut Nurohman, waktu tempuh bergantung pada kondisi fisik pendaki. Namun, rata-rata perjalanan membutuhkan sekitar 2,5 jam.
“Untuk estimasi waktu pendakian dari Wisata Puncak Punggung Naga sekitar 2,5 jam,” jelasnya.
Meski demikian, sebagian pendaki membutuhkan waktu lebih lama. Durasi perjalanan bisa mencapai sekitar tiga jam.
Sebaliknya, pendaki dengan kondisi fisik prima dapat mencapai puncak lebih cepat. Bahkan, beberapa pendaki mampu mencatat waktu kurang dari dua jam.
Pendaki Tetap Perlu Mengatur Waktu Istirahat
Walaupun jalur Punggung Naga tergolong lebih cepat, pendaki tetap harus berhati-hati. Kondisi fisik menjadi faktor penting selama perjalanan.
Selain itu, pendaki perlu mengatur waktu istirahat. Hal ini penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Kalau pulang pergi, diperlukan waktu sekitar 5 hingga 6 jam, termasuk waktu istirahat,” tambah Nurohman.
Karena itu, pendaki sebaiknya menyiapkan fisik sebelum berangkat. Perlengkapan pendakian juga perlu disesuaikan dengan kondisi jalur.
Punggung Naga Jadi Pilihan Pendaki
Kehadiran Puncak Punggung Naga memberi pilihan baru bagi pencinta alam. Jalur ini menawarkan akses alternatif menuju Puncak Ratai.
Selain jalurnya lebih dekat, pengelola juga menjaga kebersihan kawasan. Kondisi tersebut menjadi nilai tambah bagi wisatawan dan pendaki.
Dengan pengelolaan yang konsisten, Puncak Punggung Naga berpeluang semakin dikenal. Terlebih, jalur ini menawarkan pengalaman menuju Puncak Ratai dengan waktu tempuh yang relatif singkat.
Bagi pencinta alam, Puncak Punggung Naga dapat menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dijelajahi. Namun, persiapan fisik dan perlengkapan tetap menjadi hal utama sebelum melakukan pendakian.***





