Fredrikus Dimas Terpilih Pimpin Pemuda Katolik Tanggamus Periode 2025-2028

ALTUMNEWS.Com, TANGGAMUS — Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Tanggamus menggelar Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) ke-3. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gereja Paroki St. Pius Gisting, Tanggamus, Minggu (23/4).

Sekitar 70 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, panitia mengusung tema “Gotong Royong Melanjutkan Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Melalui tema tersebut, Pemuda Katolik menunjukkan komitmennya mendukung pembangunan bangsa. Karena itu, kegiatan ini juga mendorong kader menyiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045.

Muskomcab Sekaligus Mapenta

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia menggelar Masa Penerimaan Anggota (Mapenta). Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan organisasi bagi generasi muda Katolik.

Selain itu, Mapenta mendorong semangat kaderisasi. Dengan demikian, Pemuda Katolik dapat menyiapkan calon pemimpin baru untuk pembangunan daerah dan nasional.

Dimas Pimpin Pemuda Katolik Tanggamus

Selanjutnya, Fredrikus Dimas Yoni Prastomo meraih dukungan aklamasi dari peserta Muskomcab. Dengan hasil tersebut, Dimas memimpin Pemuda Katolik Komcab Tanggamus periode 2025-2028.

Dimas menggantikan Thomas Sumaryadi. Sebelumnya, Thomas memimpin organisasi selama dua periode sejak 2018.

Dalam kesempatan itu, Dimas menyampaikan terima kasih kepada para kader. Selain itu, ia berkomitmen memajukan organisasi agar semakin relevan dengan perkembangan zaman.

“Kepercayaan ini merupakan amanah besar yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Pemuda Katolik Tanggamus harus semakin berperan aktif dalam membangun masyarakat dan negara,” ungkap Dimas.

Komda Lampung Dorong Penguatan Organisasi

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung Falentinus Andi turut mendukung Muskomcab dan Mapenta. Menurutnya, reorganisasi dan kaderisasi menjadi kunci keberlanjutan organisasi.

“Muskomcab menjadi kesempatan untuk mengembangkan organisasi. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan kader baru dan memperkuat kepengurusan,” jelas Falentinus.

Selanjutnya, Falentinus mendorong pengurus baru memperluas kerja sama dengan kementerian dan lembaga. Ia juga menjelaskan bahwa Pemuda Katolik telah menjalin sejumlah kerja sama dengan berbagai instansi.

Falentinus menyebut BKKBN, Komnas Perempuan, Indomarko, dan sejumlah kementerian. Kerja sama tersebut, lanjutnya, mencakup pengembangan kewirausahaan dan advokasi kader.

DPRD Tanggamus Dukung Pemuda Katolik

Di sisi lain, Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, ST.MM, hadir mewakili pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Muskomcab dan Mapenta.

“Kami sangat mengapresiasi Muskomcab dan Mapenta ini. Karena itu, Pemuda Katolik dapat menjalin sinergi dengan program pemerintah daerah,” ujar Agung.

Selain itu, Agung menyatakan pemerintah daerah siap membuka komunikasi dengan Pemuda Katolik. Dengan demikian, kedua pihak dapat membangun kerja sama dalam berbagai program sosial dan pembangunan.

Pemuda Katolik Jadi Jembatan Komunikasi

Selanjutnya, Agung mendorong Pemuda Katolik menjadi jembatan komunikasi antara umat Katolik dan pemerintah. Menurutnya, organisasi tersebut dapat membantu menjalankan program Pengurus Pusat Pemuda Katolik.

Dengan demikian, Pemuda Katolik dapat memperluas kontribusinya di tengah masyarakat. Selain itu, organisasi dapat ikut mengawal berbagai program pembangunan.

Organisasi Keagamaan Turut Hadir

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah organisasi turut mengikuti acara. Di antaranya Dewan Pastoral Paroki, Wanita Katolik RI, dan Orang Muda Katolik (OMK).

Selain itu, jajaran Pengurus Komda Lampung turut hadir. Mereka mendukung pelaksanaan Muskomcab dan Mapenta Pemuda Katolik Tanggamus.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Pemuda Katolik Tanggamus untuk memperkuat kaderisasi. Lebih jauh, organisasi dapat memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.***