ALTUMNEWS.Com, KUPANG — Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik 2022 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, berakhir pada Senin (31/10/2022). Dalam ajang tersebut, Kontingen Pesparani Katolik Provinsi Lampung meraih enam medali perak dan satu medali perunggu dari tujuh kategori lomba.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pesparani, Petrus Sugondo, menyebut Pesparani II NTT sebagai “pesta iman”. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan. Sebaliknya, Pesparani menjadi kesempatan umat Katolik untuk merayakan iman, sukacita, dan persaudaraan.
“Ini sungguh pesta iman bagi umat Katolik di seluruh Indonesia. Terutama, bagi Provinsi Lampung dan Keuskupan Tanjungkarang yang ikut ambil bagian dalam perayaan tersebut. Selain itu, kami mengikuti Pesparani Nasional II dengan penuh iman dan syukur,” kata Petrus kepada Altumnews.com, Minggu (20/11/2022) di Bandar Lampung.
Lebih lanjut, Petrus mengatakan kontingen Lampung telah berusaha secara maksimal. Hasilnya, kontingen meraih enam medali perak dan satu medali perunggu dari tujuh kategori lomba.
Menurut Petrus, pencapaian tersebut merupakan hasil terbaik dari perjuangan kontingen Lampung. Selain kerja keras peserta, dukungan berbagai pihak juga ikut membantu perjuangan tersebut.
“Itu sudah merupakan hasil yang maksimal dari Kontingen Pesparani Nasional II (LP3KD) Provinsi Lampung. Di samping itu, para donatur, Bapak Uskup, para Romo, para Suster, dan seluruh umat terus mendukung kegiatan ini. Karena itu, kami sangat bersyukur dapat mengikuti pesta iman ini,” ujarnya.
Harapan Menuju Pesparani III Jakarta
Di sisi lain, Petrus berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Lampung.
Dengan demikian, pengurus dan peserta memiliki semangat baru untuk menghadapi Pesparani III. Selanjutnya, Pesparani III akan berlangsung di Jakarta pada 2023.
Oleh sebab itu, Petrus mengajak seluruh pihak mempertahankan semangat dan kebersamaan yang telah terbangun di Kupang. Selain prestasi, semangat persaudaraan juga perlu terus dijaga.
“Semoga hasil ini menjadi hal yang baik bagi kami. Selain memotivasi, hasil ini juga menambah semangat pengurus dan peserta untuk mengikuti Pesparani III di Jakarta pada 2023. Pada akhirnya, berkat Tuhan melimpah atas kita semua. Semoga pula, berkat ini menjadi bagian sukacita bagi kita sekalian,” pungkasnya.
Urutan Pemenang PSDC Pesparani Nasional II
Adapun, berikut urutan pemenang kategori PSDC Pesparani Nasional II di Kupang:
- Jawa Barat – 87,32 (Gold)
- DKI Jakarta – 87,13 (Gold)
- Sulawesi Utara – 87,08 (Gold)
- Maluku – 86,23 (Gold)
- Sulawesi Selatan – 85,12 (Gold)
- Kalimantan Timur – 85,01 (Gold)
- Sumatra Utara – 84,83 (Gold)
- Bali – 84,75 (Gold)
- Kalimantan Barat – 84,70 (Gold)
- Sumatra Barat – 84,67 (Gold)
- Papua Barat – 84,58 (Gold)
- NTT – 84,20 (Gold)
- Jawa Tengah – 83,95 (Gold)
- Banten – 83,50 (Gold)
- DIY – 83,31 (Gold)
- NTB – 81,87 (Gold)
- Kepulauan Riau – 81,73 (Gold)
- Kalimantan Utara – 80,50 (Gold)
- Sulawesi Tengah – 80,11 (Gold)
- Kalimantan Selatan – 79,96 (Silver)
- Bangka Belitung – 79,87 (Silver)
- Lampung – 79,74 (Silver)
- Kalimantan Tengah – 78,94 (Silver)
- Bengkulu – 78,77 (Silver)
- Sulawesi Tenggara – 77,72 (Silver)
- Gorontalo – 77,66 (Silver)
- Papua – 77,42 (Silver)
- Maluku Utara – 76,73 (Silver)
- Jambi – 74,60 (Silver)
- Sulawesi Barat – 73,46 (Silver)
- Riau – 73,17 (Silver)
Dengan demikian, Lampung menempati posisi ke-22 pada kategori PSDC dengan nilai 79,74. Secara keseluruhan, kontingen Lampung membawa pulang enam medali perak dan satu medali perunggu.
Pencapaian ini tentu menjadi modal penting. Selanjutnya, Lampung dapat memperkuat persiapan menuju Pesparani III di Jakarta. Pada saat yang sama, kontingen perlu mempertahankan semangat kebersamaan. Dengan begitu, Pesparani tetap menjadi ruang untuk merayakan iman, sukacita, dan persaudaraan umat Katolik Indonesia.***





