ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Kota Bandar Lampung tahun 1446 H / 2025 M, yang digelar di Gedung Herman HN, Rajabasa, pada Jumat (10/10/2025).
Acara tahunan yang menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua Umum LPTQ Provinsi Lampung, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandar Lampung, serta para camat, lurah, dan kafilah dari seluruh kecamatan se-Kota Bandar Lampung.
MTQ kali ini mengusung tema: “Menciptakan Generasi Qur’ani yang Berintegritas, Berakhlak Mulia, dan Siap Mewujudkan Kota Bandar Lampung Gemilang.”
Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya MTQ ke-54 yang menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur’an.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat berkumpul dalam suasana yang penuh keberkahan ini,” ujar Eva Dwiana.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan mental, spiritual, dan akhlak bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa generasi Qur’ani adalah mereka yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
“Integritas lahir dari pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman kebenaran, sedangkan akhlak mulia merupakan cerminan pribadi yang meneladani Rasulullah SAW,” jelasnya.
Melalui MTQ ini, Wali Kota berharap akan lahir qari, qariah, hafiz, dan hafizah muda yang tidak hanya menjadi juara dalam perlombaan, tetapi juga mampu menjadi teladan dan pembawa cahaya kebaikan di tengah masyarakat.
“MTQ ini bukan sekadar perayaan keagamaan, tapi juga investasi masa depan untuk membangun peradaban kota yang berakhlak,” tambahnya.
Eva Dwiana juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan MTQ sebagai wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar sesama.
“Kemenangan sejati bukan pada piala, tetapi ketika Al-Qur’an telah tertanam kuat di dalam hati dan menjadi cahaya dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya.***





