KKKI Santa Perawan Maria Keuskupan Tanjungkarang Gelar Temu Pengurus Se-Keuskupan

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi (KKKI) Santa Perawan Maria Keuskupan Tanjungkarang menyelenggarakan Temu Pengurus KKKI tingkat Keuskupan, Paroki, Unit Pastoral, dan Stasi se-Keuskupan Tanjungkarang. Kegiatan ini berlangsung di Wisma Albertus, Bandar Lampung, Sabtu, 17 Januari 2025.

Ketua KKKI Santa Perawan Maria Keuskupan Tanjungkarang, Tresnaningsih Carlost, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan pleno pengurus komunitas Kerahiman Ilahi se-Keuskupan Tanjungkarang. Sekitar 170 peserta hadir, yang terdiri dari para pengurus KKKI dari berbagai paroki di Keuskupan Tanjungkarang, khususnya dari wilayah Bandar Lampung, serta sejumlah undangan.

“Acara ini sebenarnya direncanakan berlangsung selama dua hari karena merupakan pertemuan rutin tahunan. Namun karena sebelumnya telah dilaksanakan kongres, maka dalam pertemuan ini kami menyampaikan hasil dan nilai-nilai kongres serta SAGKI (Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia),” jelas Tresnaningsih.

Ia menambahkan, tujuan utama pertemuan ini adalah agar para devosan Kerahiman Ilahi memahami adanya kesatuan arah antara KKKI Pusat, KKKI seluruh Indonesia, dan KKKI di tingkat keuskupan. Dengan demikian, seluruh komunitas dapat saling bersinergi, saling melengkapi, serta melaksanakan arah dasar keuskupan sebagai warga Gereja dan devosan Kerahiman Ilahi.

“Agenda utamanya adalah pendalaman spiritualitas untuk memberikan motivasi kepada seluruh pengurus, kemudian penyusunan rencana kegiatan selama satu tahun ke depan, serta evaluasi kegiatan yang telah berjalan,” ujarnya.

Tresnaningsih berharap melalui pertemuan ini para devosan Kerahiman Ilahi semakin bertumbuh dalam semangat doa dan pelayanan.

“Harapannya, kita semua semakin militan dalam doa, mampu bersinergi baik antaranggota, pengurus, maupun dengan komunitas lain. Sehingga dalam doa dan pelayanan, kita bisa total tanpa membeda-bedakan, dan sungguh menjadi devosan Kerahiman Ilahi yang militan,” tegasnya.

Ketua KKKI Santa Perawan Maria Keuskupan Tanjungkarang, Tresnaningsih Carlost. Foto : Sr. Fransiska FSGM

Sementara itu, Uskup Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, dalam arahannya menekankan bahwa devosi memiliki peran penting sebagai sarana pendukung dalam penghayatan iman. Menurutnya, devosi bukan tujuan utama, melainkan suplemen yang memperkuat umat agar mampu mewujudkan iman dalam tindakan nyata.

“Iman itu harus diungkapkan dan diwujudkan dalam aksi-aksi konkret, dan itu tidak mudah. Karena itu, devosi diperlukan untuk memperkuat iman agar bisa diwujudkan dengan baik,” ungkap Mgr. Vinsensius yang akrab disapa Mgr. Avien.

Mgr. Avien menambahkan bahwa melalui devosi, umat memperoleh kekuatan rohani, baik melalui Bunda Maria maupun para kudus, yang telah lebih dahulu memberi teladan dalam menghayati dan mewujudkan iman.

“Jika kelompok devosi membuat aksi nyata, itu memang sudah seharusnya sebagai pengikut Kristus. Devosi bukan tujuan akhir, tetapi sarana untuk memperkuat iman dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Sebagai informasi Temu Pengurus KKKI Keuskupan, Paroki, Unit Pastoral dan Stasi Se-Keuskupan ini diawali dengan misa kudus yang dipimpin langsung oleh Uskup Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo.***