Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima Dubes Palestina Abdalfatah Alsattari. Pertemuan bahas pendidikan, ekonomi, dan solidaritas kemanusiaan.
Pertemuan Hangat Gubernur Lampung dan Dubes Palestina
ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan Abdalfatah A K Alsattari di ruang kerjanya pada Senin (20/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kemanusiaan antara Lampung dan Palestina.
Dukungan Lampung untuk Palestina
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa dukungan masyarakat Lampung terhadap Palestina lahir dari ketulusan. Ia menegaskan bahwa solidaritas tersebut tidak hanya bersifat politik, tetapi juga merupakan panggilan kemanusiaan.
“Masyarakat Lampung sangat mencintai Palestina. Dukungan kami akan terus mengalir tanpa perlu diminta,” ujarnya.
Peluang Kerja Sama Pendidikan
Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kerja sama di bidang pendidikan. Pemerintah mendorong perguruan tinggi untuk menerima mahasiswa Palestina, termasuk dari Gaza.
Saat ini, Pemprov Lampung juga membantu proses administrasi mahasiswa asal Gaza yang menempuh pendidikan di Universitas Lampung. Langkah ini menunjukkan komitmen Lampung dalam mendukung akses pendidikan internasional.
“Kampus-kampus kami terbuka. Kami ingin mereka merasa aman dan diterima seperti di rumah sendiri,” jelas Gubernur.
Dorongan Kolaborasi Ekonomi
Tidak hanya pendidikan, Gubernur Lampung juga mendorong kerja sama ekonomi. Ia mengajak pelaku usaha Palestina untuk menjajaki peluang investasi di Lampung serta membangun kolaborasi dengan pengusaha lokal.
Menurutnya, kerja sama ini dapat memberikan manfaat timbal balik, baik bagi masyarakat Lampung maupun Palestina.
“Kami ingin membangun hubungan yang saling menguatkan,” tambahnya.
Kisah Kemanusiaan dari Gaza
Sementara itu, Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Alsattari membagikan kisah menyentuh mengenai kondisi kemanusiaan di Gaza. Ia menceritakan perjuangan keluarganya yang bertahan di tengah keterbatasan akibat konflik.
Ia juga menekankan bahwa bantuan dari Indonesia memiliki arti besar bagi rakyat Palestina. Bahkan, bantuan tersebut sering menjadi simbol harapan bagi masyarakat di tengah situasi sulit.
“Kami mungkin kehilangan banyak hal, tetapi kami tidak kehilangan harapan untuk merdeka,” ujarnya.
Apresiasi untuk Indonesia dan Lampung
Abdalfatah juga mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam mendukung Palestina di berbagai forum internasional maupun bantuan kemanusiaan. Ia menilai langkah Pemerintah Provinsi Lampung sebagai contoh nyata solidaritas yang diwujudkan dalam tindakan.
Selain itu, ia menyatakan kesiapan untuk menjembatani kerja sama antara pengusaha Palestina dan Lampung.
Simbol Persahabatan dan Harapan Baru
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda diplomatik, tetapi juga mencerminkan persahabatan lintas negara yang dibangun atas dasar kemanusiaan. Dengan demikian, hubungan antara Lampung dan Palestina diharapkan terus berkembang di masa mendatang.
Pada akhirnya, Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai daerah pembangunan, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi kemanusiaan global.***





