Pariwisata Lampung Terdampak Letusan Anak Krakatau

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — Letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) memengaruhi sektor pariwisata Lampung. Banyak destinasi wisata di daerah ini berada di kawasan pesisir. Kondisi tersebut membuat wisatawan lokal dan mancanegara enggan berkunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budiharto, mengatakan pada Senin (7/1) bahwa tsunami di sejumlah wilayah Lampung membuat banyak calon wisatawan membatalkan rencana perjalanan ke Bumi Ruwa Jurai.

“Kami akan menggelar berbagai kegiatan untuk menggairahkan kembali pariwisata Lampung pascatsunami. Dalam waktu dekat, Dispar bersama para pemangku kepentingan akan mengadakan kegiatan menarik di Pulau Pahawang, seperti aksi bersih pantai. Kami ingin meyakinkan wisatawan agar tidak takut berkunjung ke Lampung,” katanya.

Budiharto menjelaskan bahwa Lampung menawarkan banyak destinasi menarik selain pantai. Wisatawan dapat menjelajahi Taman Nasional Way Kambas di Kabupaten Lampung Timur. Mereka juga dapat menikmati aneka kuliner khas Lampung.

“Letusan Gunung Anak Krakatau sebenarnya tidak terlalu memengaruhi kunjungan ke pulau-pulau wisata. Namun, banyak orang enggan datang karena lokasinya dekat dengan laut. Apalagi, GAK masih berstatus siaga level III,” ujar Budiharto.

Sementara itu, Ketua PHRI Lampung, Hariadi Sukamdani, menilai sektor seni dan budaya juga memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan.

“Pelaku pariwisata perlu melakukan rebranding untuk menggairahkan kembali sektor wisata Lampung,” kata Hariadi.

Ia mendorong pelaku pariwisata untuk menyasar wisatawan nusantara, terutama dari Palembang, Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta. Langkah ini dapat membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Lampung memiliki potensi besar untuk mencapai era keemasan pariwisata. Apalagi, kemajuan transportasi semakin memudahkan wisatawan mengakses berbagai destinasi di daerah ini,” pungkasnya.***