oleh

Waka Abdimasgana Kwarda : Pramuka Wajib Ikut Perkuat Ketahanan Pangan

ALTUMNEWS.com, LAMPUNG SELATAN – “Antisipasi dampak ekonomi, pramuka wajib perkuat ketahanan pangan. Demikian disampaikan Kak Sumarju Saeni, Wakil Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung. Hal itu ¬†dipaparkannya dalam sambutan mewakili Ketua Kwarda Lampung saat membuka Pelatihan Urban Farming yang diselenggarakan oleh Sako Pramuka Sekawan Persada Nusantara Tingkat Daerah Lampung di Pondok Pesantren Nurul Huda Natar, Sabtu, 13 Juni 2020.

Waka Kwarda yang membidangi Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Abdimasgana) ini juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggarakan pelatihan ini. Sumarju menilai ketahanan pangan sangat penting dalam menghadapi pandemi covid-19 yang tidak hanya memberi dampak pada kesehatan.

“Ada dampak sosial, budaya, ekonomi, pendidikan dan keagamaan akibat pendemi ini yang harus kita hadapi bersama. Untuk itu pramuka harus tanggap dan kreatif menyikapinya sehingga bisa memperkecil dampaknya,” terang Kak Marju, sapaan akrabnya.

Mantan Kadis Sosial yang juga pernah menjabat Kadis Kominfo Pemprov Lampung ini juga mengingatkan bahwa banyak potensi pertanian dan peternakan yang sebetulnya bisa dimanfaatkan oleh pramuka. Selain ada manfaat dari sisi pelestarian lingkungan juga ada manfaat ekonomi dan ketahanan pangan. Oleh karena itu pria 61 tahun ini berpesan kegiatan ini jangan hanya icak-icak atau formalitas saja.

“Pelatihan hydroponic ini jangan hanya icak-icak saja setelah itu tidak ada penerapannya, inilah nanti yang akan merusak pasar hasil produksinya,” pesan pensiunan PNS yang pernah menjabat Karo Humas Pemprov Lampung.

“Saya berharap dari Sako SPN ini lahir pramuka para peternak dan petani modern yang sukses,” pungkasnya.

Diakhir sambutan Kak Sumarju memberikan masker secara gratis dengan harapan dapat dipergunakan sebagaimana isyarat dari kebiasaan baru menuju Indonesia Mandiri.

Pada upacara yang tetap menggunakan protokol kesehatan itu juga Kak Ilham Saputra selaku ketua panitia pelatihan melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 37 orang pramuka golongan penegak dan pandega perwakilan dari Sako SPN Tingkat Cabang Bandarlampung, Pesawaran dan Lampung Selatan. Pelatihan yang mengkonsentrasikan pada cocok tanam metode hydroponic ini bertujuan untuk membentuk pramuka yang rajin, terampil dan mandiri terutama menghadapi dampak pandemi covid-19 ini.

BACA JUGA:  BNPB: Tsunami Banten Akibat Longsor Bawah Laut Pasca-Erupsi Anak Krakatau

Hadir pula dalam upacara pembukaan Ka. Pinsako SPN Tk. Daerah Lampung Kak Heri Sensustadi, Anggota DPRD Lampung Selatan Kak Sidik Maryanto, Para Anggota Mabi dan Pinsako SPN Tk. Daerah Lampung dan Anggota DKD Lampung Kak Arif.***

Editor : Robert

Komentar