ALTUMNEWS.com, LAMPUNG SELATAN — Tiga romo dan satu suster dari Keuskupan Tanjungkarang berjalan kaki puluhan kilometer. Mereka mendapat pengawalan dari sejumlah tokoh pemuda dan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Margo Agung.
Mereka memulai perjalanan dari Gereja St. Andreas Margo Agung menuju Sukadamai, Lampung Selatan, Minggu (13/12/2020). Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Caritas Christmas Cross Challenge 2020.
Tiga Romo dan Satu Suster Ikut Berjalan
Tiga romo yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Direktur Caritas Keuskupan Tanjungkarang Romo Bernad Hariyanto Silaban. Selanjutnya, ada Moderator Komisi Bidang Politik Keuskupan Tanjungkarang Romo Yohanes Kurniawan Jati.
Kemudian, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Tanjungkarang Romo Gregorius Suripto juga ikut dalam perjalanan. Sementara itu, biarawati yang turut serta yaitu Sr. Dominca Tri Handayani, HK.
Direktur Caritas Keuskupan Tanjungkarang Romo Bernad Hariyanto Silaban memilih rute dari Gereja Katolik Paroki Margo Agung, Lampung Selatan.
“Kami berangkat jam 14.00 WIB dan sampai Sukadamai pukul 17.24 WIB. Karena waktu tidak cukup untuk sampai Metro, akhirnya kami putar balik ke Margo Agung,” kata Romo Bernad kepada Altumnews.com di Sukadamai, Natar, Lampung Selatan, Minggu (13/12).
Romo Bernad Apresiasi Dukungan OMK
Romo Bernad menyampaikan terima kasih kepada umat dan Orang Muda Katolik Paroki Margo Agung yang ikut berjalan kaki bersama mereka.
Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan umat dalam program kemanusiaan.
“Semoga dilimpahi berkat yang melimpah karena turut ambil bagian pada program Caritas Christmas Cross Challenge 2020,” ucap Direktur Caritas Keuskupan Tanjungkarang.
Selain itu, Romo Bernad membuka kesempatan bagi siapa pun yang memiliki niat baik untuk ikut mendukung program tersebut.
Donasi Berubah Menjadi Jarak Tempuh
Romo Bernad menjelaskan mekanisme unik dalam program Caritas Christmas Cross Challenge 2020. Dalam program ini, setiap donasi akan dikonversi menjadi jarak tempuh.
“Tim Keuskupan Tanjungkarang akan berjalan atau berlari sejauh 1 km per Rp50 ribu donasi. Sementara itu, kami akan menggowes sepeda sejauh 3 km per Rp50 ribu donasi,” pungkas Romo Bernad.
Dengan demikian, masyarakat dapat ikut mendukung program tersebut melalui donasi. Selanjutnya, tim Keuskupan Tanjungkarang akan menempuh jarak sesuai jumlah donasi.
OMK Margo Agung Ikut Berpartisipasi
Y. Yuwono Sudarsono (38), tokoh pemuda Paroki Margo Agung, mengaku senang dapat ikut dalam kegiatan tersebut.
“Walau hanya jalan kaki mengawal para romo dan suster, saya senang bisa terlibat. Karena itu, saya memberikan semangat kepada para romo dan suster di Keuskupan Tanjungkarang yang berpartisipasi dalam program Caritas Christmas Cross Challenge 2020,” kata Nano.
Cara Berdonasi Caritas Christmas Cross Challenge
Masyarakat dapat mengikuti program tersebut melalui beberapa cara. Pertama, masyarakat dapat mengirim donasi melalui rekening berikut:
- Transfer ke rekening BCA atas nama YAY KARINA 3420424816.
- Selain itu, masyarakat dapat memindai QRIS pada tautan program menggunakan GoPay, OVO, DANA, atau aplikasi lain yang mendukung QRIS.
- Kemudian, masukkan kode unik 122 atau 123 pada tiga digit terakhir nominal donasi.
- Jika ingin berdonasi Rp50 ribu, kirim nominal Rp50.122.
Selanjutnya, kode unik tersebut membantu tim mencatat donasi dalam program.
Melalui mekanisme itu, Mgr. Yohanes Harun Yuwono dan tim Keuskupan Tanjungkarang akan berjalan atau berlari sejauh 1 kilometer untuk setiap Rp50 ribu donasi.
Sementara itu, tim juga akan menggowes sepeda sejauh 3 kilometer untuk setiap Rp50 ribu donasi.
Program Caritas Christmas Cross Challenge 2020 berlangsung hingga akhir 2020. Untuk informasi lebih lengkap, masyarakat dapat mengakses laman program yang tercantum dalam informasi panitia.***





