ALTUMNEWS.COM, LAMPUNG SELATAN — Vox Point Indonesia DPD Provinsi Lampung memiliki kepengurusan baru periode 2020-2024. Pelantikan pun berlangsung secara virtual pada Minggu (13/12/2020).
Dalam prosesi tersebut, Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handoyo Budhisejati memimpin pelantikan. Selanjutnya, ia melantik seluruh pengurus melalui aplikasi Zoom.
“Saya selaku Ketua Umum Vox Point Indonesia mengangkat dan melantik Saudara-saudari sekalian sebagai pengurus DPD Vox Point Indonesia Lampung periode 2020-2024. Selamat bekerja. Tuhan memberkati,” kata Yohanes.
Usai pelantikan, Yohanes berharap seluruh pengurus menjalankan amanah organisasi. Dengan demikian, kepengurusan baru dapat segera menjalankan program kerja.
Markus Sukamto Fokus pada Tiga Program
Sementara itu, Ketua Vox Point Indonesia DPD Provinsi Lampung Markus Sukamto menyampaikan tiga fokus utama. Pada periode kedua ini, ia tetap mengutamakan kajian, kaderisasi, dan edukasi.
Pertama, Vox Point akan memperkuat fungsi kajian. Dalam hal ini, organisasi akan melihat berbagai persoalan yang muncul di Lampung.
“Sebagai lembaga kajian, kita harus melihat apa yang menjadi permasalahan di Lampung,” kata Markus.
Setelah persoalan ditemukan, pengurus akan mencari solusi bersama. Karena itu, Markus meminta seluruh pengurus ikut memberikan pemikiran.
“Kemudian mencari solusi secara bersama-sama,” lanjutnya.
Berikutnya, Vox Point akan memperkuat fungsi kaderisasi. Melalui program tersebut, organisasi ingin memberikan pembelajaran politik kepada umat Katolik.
Salah satu bentuknya, Vox Point dapat mengadakan rekoleksi politik. Dalam kegiatan itu, peserta mempelajari Ajaran Sosial Gereja dan pengetahuan politik.
“Dari sisi pembelajaran dan pengkaderan seperti rekoleksi politik yang berisi tentang Ajaran Sosial Gereja dan pengetahuan politik,” ujarnya.
Selain pembelajaran politik, Markus juga mendorong pengaderan bela negara. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus menjalankan program tersebut di Lampung.
“Kemudian pengkaderan Bela Negara. Mari sama-sama kita lakukan di Lampung,” tegasnya.
Sementara itu, fokus ketiga menyasar bidang edukasi. Melalui bidang ini, Vox Point akan membagikan pengetahuan kepada umat dan masyarakat.
Sebagai contoh, organisasi dapat menggelar seminar. Selain itu, Vox Point dapat mengadakan dialog politik.
Tidak hanya melalui kegiatan langsung, Vox Point juga dapat menggunakan media. Dengan cara tersebut, penyebaran edukasi dapat menjangkau lebih banyak orang.
“Yang menjadi fokus kita di Lampung adalah umat kita sendiri, di dalam gereja,” pungkas Markus.
Lebih lanjut, Markus menyebut Romo Roy sebagai moderator. Di samping itu, ia menilai dewan pakar menjadi salah satu kekuatan organisasi.
Romo Roy Dorong Visi Bersama
Di sisi lain, Romo Moderator Vox Point Indonesia DPD Provinsi Lampung RD Philipus Suroyo menyampaikan pesan kepada pengurus. Menurutnya, seluruh pengurus perlu membangun visi bersama.
Bukan sekadar memiliki visi yang sama, pengurus harus membangun visi tersebut secara kolektif. Dengan begitu, organisasi memiliki arah yang jelas.
“Bukan bersama-sama memiliki visi, tapi bersama-sama membangun visi bersama,” kata Romo Roy.
Selanjutnya, Romo Roy menjelaskan pentingnya visi tersebut. Menurutnya, visi bersama menjadi dasar dan pijakan organisasi.
“Karena ini menjadi dasar dan pijakan kita untuk melangkah menggapai cita-cita kita,” ujarnya.
Selain visi bersama, pengurus juga perlu memahami panggilan pelayanan. Dalam pandangan Romo Roy, kegiatan sosial dan politik termasuk bagian dari pelayanan.
“Kita dituntut dari dalam diri kita untuk melayani dengan setulus hati,” katanya.
Karena itu, ia meminta pengurus melayani secara total. Tidak hanya itu, mereka harus menyelesaikan setiap tugas hingga tuntas.
“Melayani dengan total dan tuntas, melayani dengan apa adanya, bukan ada apanya,” tegas Romo Roy.
Namun demikian, Romo Roy menekankan pentingnya ketulusan. Dengan sikap tersebut, pengurus dapat menghindari kepentingan pribadi.
“Harus tulus dan tanpa pamrih,” pungkasnya.
Susunan Pengurus Vox Point Indonesia Lampung
Setelah pelantikan, Vox Point Indonesia DPD Provinsi Lampung menjalankan kepengurusan periode 2020-2024. Adapun susunan pengurusnya sebagai berikut:
Moderator
- RD Phillipus Suroyo
Dewan Penasihat
- Letkol (Purn) Ir. T. Purnomo
- AKBP (Purn) Ay. Wardono
- Herman Gani
Dewan Pembina
- I. Darmadi CP., S.Pd.
- Ir. Anang Prihantoro
- R. Prabawa, SE.
Dewan Pakar
- DR. Tisnanta
- DR. Saptarini
- Drs. FX Siman
- DR. Sumardja
- A. Heru Listianto, S.Pd., MM.
- B. Hartarto Lojaya
- DR. Bambang Setiadi, MA.
- Prof. DR. FX. Susilo, MSc.
Dewan Pengurus
- Ketua: Markus Sukamto
- Wakil Ketua Bidang Sumber Daya Manusia: PC. Prasetya
- Kaderisasi dan Pendidikan
- Pemberdayaan Perempuan
- Wakil Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan: YB. Lilik Ariyanto
- Survei dan Pengkajian
- Sosial dan Kemasyarakatan
- Hukum dan Advokasi
- Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Komunikasi Publik: G. Rohadi Susanto
- Internal Organisasi
- Kehumasan dan Komunikasi Publik
- Pengembangan Usaha
- Sekretaris: TA. Kumbono
- Wakil Sekretaris: Y. Priyono Hendro Purnomo
- Bendahara: VS. Cynthia Dewi
Bidang-Bidang
1. Bidang Kaderisasi dan Pendidikan
- Ketua: Andreas Toto Haryadi
2. Bidang Pemberdayaan Perempuan
- Ketua: Paulina Citra Dewi
3. Bidang Survei dan Pengkajian
- Ketua: Antonius Ambar Prihandoko
4. Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
- Ketua: L. Wardoyo
5. Bidang Internal Organisasi
- Ketua: Thomas Prasasti
- Wakil Ketua: Rafael Erikson Parihutan Turnip
6. Bidang Kehumasan dan Komunikasi Publik
- Ketua: Robertus Bejo
7. Bidang Pengembangan Usaha
- Ketua: Andreas Kamajaya
8. Bidang Hukum dan Advokasi
- Ketua: Jonathan Wardian Priambodo, S.H., M.H.
Dengan demikian, kepengurusan baru Vox Point Indonesia DPD Lampung memiliki tiga fokus utama. Melalui kajian, kaderisasi, dan edukasi, organisasi diharapkan semakin aktif berkontribusi bagi umat dan masyarakat.***





