SINTA 2022 FT Unila Usung Tema Inovasi Smart Green Technology di Era Pasca Pandemi

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG — Fakultas Teknik Universitas Lampung menggelar Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2022 yang diselenggarakan di Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung, Kamis 06 Oktober 2022.

Seminar ini diikuti 74 peserta pemakalah seluruh Indonesia dan tiga Keynote Speaker, yaitu Nizar Marizi, Ph.D. – Kepala Sub-Direktorat Pengembangan Konservasi Energi Bappenas, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM – Ketua LPPM Universitas Lampung dan YB Andhi Marjono, Ph.D. – Bussiness Development Director Energi Terbarukan.

Plt Rektor Universitas Lampung Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed.,  mengatakan, SINTA adalah seminar nasional yang rutin diadakan setiap tahun oleh Universitas Lampung dengan tujuan mempertemukan berbagai peneliti dan praktisi dari seluruh Indonesia. SINTA pada tahun 2022 ini memasuki periode ke-5 pelaksanaannya.

”Riset pada dasarnya adalah bentuk usaha yang dilakukan secara kontinyu dan berkesinambungan untuk pengembangan ilmu dan pengetahuan semua bidang; sains, engineering, sosial maupun budaya yang tidak lain bertujuan untuk menciptakan suatu teknologi juga yang bermanfaat untuk manusia,” ujar Sofwan dalam sambutanya saat membuka acara Sinta.

Terciptanya superkomputer, sambung Sofwan, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, rekayasa genetik dan perkembangan nanoteknologi merupakan beberapa contoh hasil dari riset yang maju.

Sebagai bentuk kontribusi keilmuan, Universitas Lampung selalu berupaya untuk mengembangkan berbagai teknologi yang mendukung Smart Green Technology, di antaranya, beras singkong, inhibitor kerak, mobil listrik, bahan antikanker, pemantau pintar listrik tiga fasa, biodiesel minyak jelantah, keyboard aksara Lampung, navigasi pustaka augmented reality, dan banyak lagi lainnya.

”Universitas Lampung sebagai top ten university di Indonesia memahami bahwa kerjasama dan kolaborasi antara peneliti merupakan kunci dalam menembus batas keilmuan dan melahirkan inovasi-inovasi yang penting bagi masa depan Indonesia, ” jelasnya.

BACA JUGA:  Electrical Engineering in Action 2022 Resmi Ditutup

Sofwan menambahkan, sebagai tuan rumah Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2022. Semoga Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2022 dapat menjadi salah satu pondasi yang mendukung pembangunan di Indonesia, khususnya dalam Inovasi Smart Green Technology.

Tentu teknologi kan terus berkembang ya dan kemudian kita juga memasuki masa-masa di pasca pandemi, dimana semua orang bergiat dengan lebih cepat, maka tema ini lah yang kemudian kita pilih.

Jadi yang menarik memang kita memiliki banyak peserta yang berasal dari pemerintah, termasuk dari Bupati OKU Timur, jadi seminar ini akan menjadi seminar yang menarik, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan akedemisi.

Wakil Dekan Bidang Akademik FT Unila Dr. Muhammad Irsyad, S.T., M.T., menambahkan seminar ini merupakan sarana untuk berbagi pengalaman para peneliti.

“Untuk sharing teknologi atau inovasi-inovasi baru yang mereka temukan atau peroleh yang nantinya akan kita publikasikan ya baik itu di Prosiding SINTA atau pun nanti di beberapa jurnal yang ada di Fakultas Tehnik (Unila) kemudian diterbitkan,” jelas Muhammad Irsyad.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang kelima SINTA.

“Berkaca dari pengalaman tahun lalu ya, yang juga menghasilkan inovasi-inovasi baru ataupun ilmu-ilmu yang disampaikan oleh para peneliti, tentunya pada tahun ini juga akan kita dapatkan inovasi-inovasi baru, teknologi-teknologi baru yang disampaikan oleh para peneliti yang mungkin akan berbeda dengan tahun lalu,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Dr. Eng. Ir. Mardiana, S.T., M.T mengatakan, SINTA merupakan seminar nasional tentang penelitian pada bidang ilmu teknik dan aplikasi industri yang diselenggarakan secara Tahunan oleh Fakultas Teknik Universitas Lampung.

”SINTA diinisiasi mulai pada tahun 2018 untuk dapat dimanfaatkan sebagai sarana sharing dan komunikasi ilmiah oleh para peneliti dan pelaku industri dari seluruh Indonesia dalam konteks penelitian di bidang ilmu teknik dan pada hilirnya dapat menjadi aplikasi industri yang bermanfaat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Di Balik Senyum dan Sapanya, Pramugari Simpan Tanggung Jawab Besar dan Wajib Utamakan Nyawa Penumpang

Besar harapan kami bahwa pemaparan yang disampaikan para Pembicara Keynote dapat menjadi amunisi bagi para peneliti dan pelaku industri untuk berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan inovasi teknologi hijau.

”Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2022 diikuti oleh 74 peserta pemakalah dari seluruh Indonesia. Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu yang telah sangat antusias untuk turut berpartisipasi dan berbagi hasil riset inovatif yang telah Bapak/Ibu lakukan pada SINTA 2022,” pungkasnya.

Pada tempat yang sama Sekretaris Panitia SINTA 2022, Ir. Martinus, S.T., M.Sc menjelaskan Pada tahun ini Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri mengusung tema Inovasi Smart Green Technology di Era Pasca Pandemi.

“Tentu teknologi kan terus berkembang ya dan kemudian kita juga memasuki masa-masa di pasca pandemi, dimana semua orang bergiat dengan lebih cepat, maka tema ini lah yang kemudian kita pilih,” katanya.

Dikatakan Ir. Martinus, pada seminar kali ini juga diikuti Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T.

“Jadi yang menarik memang kita memiliki banyak peserta yang berasal dari pemerintah, termasuk dari Bupati OKU Timur, jadi seminar ini akan menjadi seminar yang menarik, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan akedemisi,” pungkasnya.***

Komentar