ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG – KSP Kopdit Mekar Sai memasuki usia ke-31 tahun.
Pada momentum tersebut, koperasi mengajak anggota memahami peran mereka sebagai pemilik. Anggota tidak hanya memakai layanan koperasi.
Anggota juga memegang peran penting dalam menentukan arah koperasi. Mereka menempatkan modal dalam koperasi.
Selain itu, anggota memiliki hak suara. Suara anggota turut menentukan kebijakan dan gerak KSP Kopdit Mekar Sai.
RAT Kopdit Mekar Sai Soroti Peran Anggota
Kopdit Mekar Sai mengangkat isu tersebut dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2022.
RAT mengusung tema “Meningkatkan Peran Pemilik di Era Digital.”
KSP Kopdit Mekar Sai menggelar RAT di Hotel Novotel Lampung, Minggu (26/2/2023).
Panitia mengajak perwakilan unit koperasi menghadiri RAT. Pengurus, pengawas, manajemen, dan mitra koperasi juga hadir.
Ketua panitia RAT, Benyamin Kabul Mulyono, mengajak anggota muda bergabung dalam kepanitiaan.
Panitia juga menggelar pengundian hadiah pada Sabtu (25/2/2023). Mereka menjalankan kegiatan tersebut secara online dari Kantor KSP Kopdit Mekar Sai.
Kegiatan itu menjadi agenda rutin tahunan. Kopdit Mekar Sai menjalankannya untuk mendorong keaktifan anggota dalam produk simpan pinjam.
Kopdit Mekar Sai Optimistis Bangkit Pascapandemi
Ketua Pengurus KSP Kopdit Mekar Sai, Andreas Muhi Pukai, berharap 2022 menjadi akhir pandemi Covid-19.
“Banyak dampak yang muncul karena pandemi Covid-19. Kita masih melihat dampak itu muncul dalam kinerja keuangan maupun organisasi Mekar Sai,” ujar Andreas.
Namun, Andreas tetap optimistis menghadapi 2023. Ia melihat tahun tersebut sebagai momentum kebangkitan setelah pandemi.
“Namun kita optimis bahwa tahun 2023 ini akan menjadi tahun kebangkitan pasca pandemi walau ada prediksi akan terjadinya krisis di berbagai bidang,” lanjutnya.
Andreas melihat pertumbuhan anggota sebagai salah satu indikator. Jumlah anggota Kopdit Mekar Sai terus bertambah.
Memang, pertumbuhannya tidak setinggi sebelum pandemi. Namun, koperasi tetap mencatat penambahan anggota.
Kondisi aset juga menjadi perhatian. Nilai aset Kopdit Mekar Sai mengalami penurunan.
Meski begitu, penurunan aset turut mendongkrak rasio kinerja keuangan pada aspek tertentu.
Anggota Jadi Kekuatan Kopdit Mekar Sai
Andreas menilai anggota menjadi kekuatan utama koperasi. Karena itu, ia meminta anggota semakin peduli terhadap perkembangan koperasi.
“Kekuatan Mekar Sai berasal dari keterlibatan para anggota yang adalah pemilik,” tandas Andreas.
Ia yakin koperasi mampu menghadapi dampak pandemi jika anggota ikut bergerak. Anggota perlu membangun sinergi dan kepercayaan.
Mereka juga perlu menjaga komunikasi. Selain itu, anggota harus aktif mengikuti gerakan koperasi.
“Saling bersinergi untuk membangun kepercayaan, menghilangkan gap komunikasi yang tidak perlu, dan aktif terlibat dalam gerak sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai koperasi kredit,” ujarnya.
Sakti.Link Dukung Koperasi Digital
Kopdit Mekar Sai juga terus mengembangkan koperasi modern. Salah satu langkahnya melalui layanan digital Sakti.Link.
Koperasi sudah menyediakan Sakti.Link sejak beberapa tahun lalu. Pandemi kemudian mempercepat penggunaan aplikasi tersebut.
Sakti.Link membantu anggota melakukan transaksi secara digital. Anggota juga dapat memakai aplikasi itu untuk berbagai kebutuhan lain.
Kopdit Mekar Sai mendorong anggota memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mempromosikan usaha. Langkah ini memperluas manfaat layanan digital bagi anggota.
Memasuki usia ke-31 tahun, Kopdit Mekar Sai terus mendorong anggota mengambil peran. Koperasi juga mengajak anggota menjaga keberlanjutan gerakan koperasi di era digital.***





