Lampung Economic and Investment Forum: Momen Strategis bagi Investor Global

Berita441 views

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG –– Forum Investasi Lampung (FOILA) mengadakan Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2024 sebagai langkah strategis untuk mempercepat akselerasi investasi di Provinsi Lampung. Acara yang berlangsung di Lampung Resort on Hurun Beach, Pesawaran ini memfasilitasi pertemuan antara pemerintah, investor nasional dan global, serta pemilik proyek investasi.

Dalam keynote speech-nya, Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, yang juga merupakan Pembina FOILA, menekankan pentingnya forum ini. “Pemilik proyek dapat menawarkan proyeknya langsung kepada investor global dari tujuh negara, termasuk dari Eropa, Amerika Selatan, dan Asia. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan optimal. Pemerintah Daerah siap mendukung penuh dari sisi fiskal dan nonfiskal,” ungkapnya.

Bank Indonesia Provinsi Lampung (BI Lampung) juga berperan aktif dalam mendukung sinergi FOILA. Kepala Perwakilan BI Lampung, Junanto Herdiawan, menjelaskan bahwa mereka telah memperluas jaringan relasi investasi global melalui Kantor Perwakilan Luar Negeri di Tokyo, Singapura, London, AS, dan Beijing. “Kami juga melakukan pendampingan dan kurasi untuk menyusun presentation book investasi Provinsi Lampung. Tahun ini, sinergi FOILA semakin baik dan banyak proyek yang dinyatakan Investment Project Ready to Offer (I-PRO),” tambah Junanto.

LEIF 2024 menampilkan empat proyek investasi yang telah dikurasi sebagai IPRO, yaitu Teluk Pandan Tourism Special Economic Zone, Floating Power Plant Lampung Timur, Agripark Kemiling Bandar Lampung, dan Bakauheni Harbour City Lampung Selatan. Antusiasme investor terlihat jelas melalui tingginya jumlah diskusi dalam sesi one-on-one meeting.***

Optimisme mengenai prospek ekonomi Lampung ke depan juga diperkuat oleh para ekonom dan pelaku usaha. Junanto menyatakan bahwa kinerja perekonomian Lampung di tahun 2024 menunjukkan penguatan, didukung oleh stabilitas sistem keuangan dan digitalisasi sistem pembayaran. Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, memuji ketahanan ekonomi Lampung di tengah ketidakpastian pasar global.

Selphie Bong, CEO PT. Tarika Nirmana Hurun, berbagi pengalamannya berinvestasi di sektor jasa dan pariwisata di Lampung. Ia menggambarkan potensi provinsi ini layaknya kanvas berkualitas yang siap untuk diisi dengan berbagai mahakarya. “Sinergi antar pemangku kepentingan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Lampung,” katanya.***