ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN – Wisata Alam Punggung Naga di Pesawaran menyimpan fenomena alam yang menarik. Salah satunya adalah Batu Menangis.
Dari batu tersebut, air terus mengalir. Menurut pengelola, pengunjung dapat meminum air itu secara langsung.
Nurohman, pengelola sekaligus pemilik Wisata Alam Punggung Naga, menyebut airnya sangat bersih. Ia juga mengatakan air tersebut memiliki rasa manis alami.
“Airnya keluar dari dalam batu sangat bersih dan aman. Bahkan, ada rasa manis alami yang bisa dirasakan,” ujar Nurohman seperti dikutip Krakatau.id, Sabtu (28/12/2024).
Batu Menangis Jadi Daya Tarik Wisata
Fenomena Batu Menangis menjadi salah satu daya tarik Wisata Alam Punggung Naga. Selain bentuk batunya yang unik, air yang mengalir juga menarik perhatian pengunjung.
Menurut Nurohman, pengunjung perlu menjaga kawasan tersebut. Ia berharap wisatawan ikut merawat lingkungan selama berada di lokasi.
Selain itu, pengunjung perlu mengikuti tata cara yang berlaku saat mengambil air. Hal tersebut berkaitan dengan kesopanan di lokasi Batu Menangis.
Ada Tata Cara Saat Meminum Air
Nurohman mengimbau pengunjung menggunakan wadah saat mengambil air. Pengunjung dapat memakai botol mineral atau gelas.
Kemudian, pengunjung sebaiknya meminum air sambil duduk. Pengelola meminta wisatawan tidak meminumnya sambil berdiri.
“Mengambil air harus menggunakan wadah botol mineral atau gelas. Sebaiknya meminumnya sambil duduk, bukan berdiri,” jelas Nurohman.
Dengan demikian, pengunjung dapat menikmati fenomena Batu Menangis sekaligus menghormati nilai yang dipercaya masyarakat setempat.
Ada Kepercayaan Soal Foto di Batu Menangis
Batu Menangis juga memiliki sejumlah kepercayaan yang berkembang di masyarakat. Salah satunya berkaitan dengan jumlah orang saat mengambil foto.
Nurohman menyarankan pengunjung mengambil foto dengan jumlah orang genap. Ia mengakui bahwa hal tersebut merupakan sebuah kepercayaan.
“Bagi pengunjung yang ingin berfoto, kami sarankan untuk tidak mengambil foto dengan jumlah ganjil. Lebih baik jika jumlahnya genap,” katanya.
Namun, ia menegaskan bahwa aturan tersebut lebih berkaitan dengan kepercayaan. Karena itu, pengunjung dapat menyikapinya secara bijak.
Air Batu Menangis Dikaitkan dengan Nilai Spiritual
Selain keunikan alam, Batu Menangis memiliki nilai spiritual bagi sebagian masyarakat. Ada kepercayaan bahwa air dari batu tersebut dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan.
Meski demikian, keyakinan tersebut merupakan kepercayaan masyarakat dan tidak menggantikan pengobatan medis.
Nurohman mengaitkan keberadaan air tersebut dengan rasa syukur kepada Allah.
“Semua itu berkat izin dan ridhonya Allah, dengan lantaran syariat air dari Batu Menangis ini,” ujarnya.
Karena itu, pengunjung sebaiknya menghormati nilai dan keyakinan yang berkembang di kawasan tersebut.
Lokasi Wisata Alam Punggung Naga
Wisata Alam Punggung Naga berada di Puncak Punggung Naga, Dusun Sidoharjo, Desa Pesawaran Indah, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran.
Selain Batu Menangis, kawasan ini menawarkan panorama alam yang masih asri. Pengunjung juga dapat menikmati suasana sejuk di kawasan perbukitan.
Nurohman mengajak wisatawan datang dan melihat langsung keunikan Batu Menangis.
“Subhanallah, tempat ini sungguh luar biasa indahnya. Tempatnya sangat langka dan sangat adem,” ujarnya.
Bahkan, ia menyebut bentuk batu tersebut memiliki daya tarik tersendiri.
Jaga Batu Menangis dan Lingkungan Sekitar
Keunikan Batu Menangis menjadi potensi wisata bagi Pesawaran. Namun, wisatawan tetap perlu menjaga kelestarian kawasan.
Pengunjung sebaiknya tidak merusak batu, membuang sampah, atau mengubah kondisi lingkungan. Selain itu, wisatawan perlu menghormati tata cara yang berlaku di lokasi.
Dengan begitu, Batu Menangis dapat terus menjadi daya tarik Wisata Alam Punggung Naga. Keunikan alam dan nilai budaya di dalamnya pun dapat dinikmati oleh pengunjung berikutnya.***





