ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Semangat masyarakat Provinsi Lampung dalam menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin nyata dari meningkatnya jumlah pemotongan hewan kurban di berbagai daerah. Bahkan, angka pemotongan komoditas sapi kini sukses mencapai 24.986 ekor. Tentu saja, jumlah ini menjadi rekor tertinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Selain meningkatnya jumlah pemotongan, aktivitas perdagangan ternak kurban juga menunjukkan pertumbuhan menggembirakan. Berdasarkan data resmi, penjualan sapi antarprovinsi dan antarkabupaten mencapai 60.429 ekor pada tahun 2026. Artinya, volume perdagangan ini melonjak tajam sebesar 40,15 persen daripada tahun 2025 yang hanya berjumlah 43.116 ekor.
Dinas Peternakan Catat Lonjakan Pergerakan Pasar Ternak
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, drh. Lili Mawarti, M.Si., IPU, membenarkan tren positif tersebut. Secara terbuka, ia mengatakan bahwa pelaksanaan kurban tahun 2026 mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Peningkatan ini terjadi secara merata pada semua lini. Hal tersebut mencakup jumlah hewan yang dipotong maupun pergerakan penjualan ternak kurban.
“Peningkatan jumlah pemotongan hewan kurban pada tahun 2026 ini terjadi pada seluruh komoditas utama di Provinsi Lampung,” jelas Lili Mawarti saat memaparkan data evaluasi.
Secara rinci, pemotongan komoditas sapi pada tahun 2026 mencapai 24.986 ekor. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,86 persen daripada tahun 2025 yang berjumlah 23.166 ekor.
Lampung Timur Jadi Daerah Pemotong Sapi Terbanyak
Jika melihat peta persebaran daerah, seluruh kabupaten dan kota di Lampung menyumbang angka yang besar. Namun, Kabupaten Lampung Timur sukses tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemotongan sapi terbanyak, yaitu 4.397 ekor. Selanjutnya, beberapa daerah lain mengekor di posisi bawah secara berurutan:
• Kabupaten Lampung Tengah: Mencatat jumlah pemotongan sebanyak 4.189 ekor sapi.
• Kabupaten Lampung Selatan: Menyumbang angka pemotongan sebanyak 3.163 ekor sapi.
• Kota Bandar Lampung: Menyalurkan hewan kurban sebanyak 2.413 ekor sapi.
Lonjakan Drastis pada Komoditas Kerbau, Kambing, dan Domba
Di sisi lain, kenaikan yang jauh lebih tinggi justru terjadi pada pemotongan komoditas kerbau. Faktanya, persentase kelonjakan kerbau mencapai angka 109,21 persen. Jumlahnya meningkat dari 76 ekor pada tahun 2025 menjadi 159 ekor pada tahun 2026.
Sementara itu, komoditas kambing tetap mendominasi total jumlah hewan kurban di wilayah Lampung. Tahun ini, volume pemotongan kambing mencapai 89.681 ekor. Angka tersebut naik sebesar 15,02 persen dari jumlah 77.973 ekor pada tahun sebelumnya.
Namun, peningkatan tertinggi secara persentase justru tercatat pada komoditas domba. Secara fantastis, angka pemotongan domba melonjak sebesar 147,80 persen. Jumlah ini naik dari 1.067 ekor pada tahun 2025 menjadi 2.644 ekor pada tahun 2026.
Kesimpulannya, secara akumulatif, total pemotongan hewan kurban di Provinsi Lampung sukses menembus angka 117.470 ekor. Oleh karena itu, jumlah keseluruhan ini mengalami kenaikan sebesar 14,85 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun 2025. Tentu saja, tren ini menunjukkan tingkat kesadaran beragama masyarakat Lampung yang semakin membaik.***





