KPRI Saptawa Lampung Tumbuh Positif: Anggota Bertambah, SHU Naik, dan Berangkatkan 197 Jiwa ke Tanah Suci

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Saptawa Provinsi Lampung terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Tahun Buku 2025, jumlah anggota mencapai 3.286 orang dan Sisa Hasil Usaha (SHU) mengalami kenaikan signifikan. Selain itu, manajemen koperasi juga sukses memberangkatkan 197 anggota ke Tanah Suci melalui program haji dan umrah.

Pengurus membeberkan semua capaian tersebut dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Saptawa Provinsi Lampung Tahun Buku 2025 di Gedung Pusiban, Kamis (9/7/2026). Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, membuka RAT secara resmi. Ia hadir langsung untuk mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Gubernur Lampung Dorong Koperasi Perkuat Kesejahteraan ASN

Saat membacakan sambutan Gubernur, Yanyan Ruchyansyah menyampaikan apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Lampung atas kinerja KPRI Saptawa. Sebab, koperasi ini mampu memenuhi berbagai kebutuhan para anggotanya, khususnya kelompok Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Gubernur, koperasi tidak hanya menyediakan layanan pembiayaan untuk kebutuhan rumah tangga. KPRI Saptawa juga aktif mengembangkan program penyediaan tanah perumahan pegawai serta berbagai kegiatan sosial yang mendatangkan manfaat langsung bagi anggota.

Di samping itu, hasil audit akuntan publik menunjukkan status KPRI Saptawa sebagai koperasi yang sehat dan mandiri. Manajemen koperasi memanfaatkan modal sendiri untuk sebagian besar kegiatan usaha, sehingga kondisi keuangan internal tetap kuat.

“Pemerintah Provinsi Lampung berharap kinerja KPRI Saptawa terus meningkat. Sehingga, mereka mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan sektor perkoperasian di Provinsi Lampung,” ujar Yanyan saat membacakan amanat Gubernur.

Gubernur juga meminta seluruh anggota untuk menjaga kedisiplinan dalam memenuhi kewajiban finansial kepada koperasi. Melalui kedisiplinan tersebut, keberlanjutan usaha koperasi dapat terus berjalan dengan baik.

Anggota KPRI Saptawa Lampung Terus Bertambah

Ketua KPRI Saptawa, Syamsurizal, menegaskan bahwa jumlah anggota koperasi selalu meningkat setiap tahun. Pada tahun 2025, total anggota tercatat sebanyak 3.286 orang, melonjak dari posisi tahun 2024 yang berjumlah 3.142 anggota.

Menurut Syamsurizal, gelombang penambahan ini terjadi karena banyak ASN baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang memutuskan bergabung menjadi anggota koperasi.

Ia menjelaskan bahwa RAT merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di dalam struktur koperasi. Melalui forum berkala ini, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban sekaligus menyusun program kerja untuk tahun berikutnya.

Terlebih lagi, KPRI Saptawa terus memperkuat tata kelola keuangan mereka melalui pendampingan dari kantor jasa akuntan publik. Langkah strategis tersebut membuat sistem pengelolaan koperasi menjadi semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Program Umrah dan Beasiswa Jadi Andalan

KPRI Saptawa juga terus menggulirkan berbagai program sosial nyata bagi para anggotanya. Program proteksi tersebut meliputi bantuan bagi anggota sakit, santunan duka, serta beasiswa untuk putra-putri anggota yang berprestasi. Selain itu, ada pula kegiatan sunatan massal hingga pemberangkatan umrah gratis.

Syamsurizal mengungkapkan bahwa koperasi telah membiayai keberangkatan 197 anggota ke Tanah Suci. Angka total tersebut terdiri atas 57 anggota yang menunaikan ibadah haji serta 150 anggota yang mengikuti program umrah.

Bahkan, koperasi tetap melanjutkan program pengembangan kavling perumahan bagi anggota. KPRI Saptawa juga taat memenuhi kewajiban perpajakan serta berhasil menaikkan perolehan SHU pada Tahun Buku 2025.

RAT Pilih Pengurus Baru dan Undi Hadiah Umrah

Sebanyak 78 peserta menghadiri RAT Tahun Buku 2025 ini untuk mewakili aspirasi anggota dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Lampung.

Forum musyawarah tersebut resmi mengesahkan laporan pertanggungjawaban dari pengurus dan badan pengawas. Para peserta juga menyetujui Standar Operasional Manajemen (SOM) serta Standar Operasional Prosedur (SOP) baru. Bahkan, forum berhasil memilih jajaran pengurus KPRI Saptawa untuk masa bakti 2026–2028.

Sebagai bentuk apresiasi kepada anggota, KPRI Saptawa mengundi 10 paket umrah gratis dan membagikan berbagai hadiah simpanan anggota. Hasilnya, Detri Yuni dari Dinas Lingkungan Hidup sukses membawa pulang hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.***