ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Saat ini, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan peran krusial agenda olahraga nasional bagi generasi muda. Menurut pandangan Jihan, Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan dan Pelajar se-Indonesia Piala Kemenpora RI 2026 menjadi wadah pembentukan karakter. Ajang bergengsi ini melatih kedisiplinan, rasa nasionalisme, serta mental juara para atlet muda sejak dini.
Selanjutnya, Wagub Jihan Nurlela membuka secara resmi kompetisi akuatik akbar tersebut, Sabtu (11/7/2026). Prosesi pembukaan ini berlangsung meriah di Kolam Renang Pahoman, Kota Bandar Lampung.
“Kejuaraan ini menjadi wadah bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, mengasah prestasi sekaligus membangun karakter disiplin dan mental juara. Hal-hal kecil seperti menghormati Lagu Indonesia Raya juga mencerminkan karakter seorang atlet,” ucap Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela penuh semangat.
Rekor Baru, 2.780 Atlet Renang dari 16 Provinsi Serbu Lampung
Mengenai hal itu, Ketua Pelaksana Yudha Al Hadjid melaporkan lonjakan luar biasa jumlah peserta tahun ini. Yudha mencatat sebanyak 2.780 atlet dari 117 klub renang resmi mendaftar sebagai peserta. Para perenang tangguh tersebut datang mewakili 16 provinsi berbeda di seluruh penjuru Indonesia. Pihak panitia mengklaim angka ini sebagai capaian terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan kejuaraan.
Kemudian, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kemenpora dan Pengurus Akuatik Indonesia. Pemerintah Provinsi Lampung bangga karena mendapatkan kepercayaan penuh menjadi tuan rumah acara skala nasional. Jihan menilai kehadiran ribuan peserta ini membuktikan bahwa ekosistem olahraga di Lampung semakin kuat.
Sementara itu, Pemprov Lampung berkomitmen memberikan dukungan berkelanjutan terhadap pembinaan atlet usia dini. Sebab, atlet berprestasi membutuhkan kedisiplinan tinggi serta semangat sportivitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Cabang Olahraga Renang Jadi Ladang Emas Kontingen Lampung
Selain membahas pembinaan, Wagub Jihan mengungkapkan optimisme tinggi terhadap masa depan olahraga renang lokal. Sebab, cabang olahraga renang konsisten menyumbang prestasi terbesar bagi Bumi Ruwa Jurai. Jihan mencontohkan keberhasilan kontingen Lampung pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) wilayah Sumatera yang lalu.
Saat kompetisi itu, para atlet Lampung sukses membawa pulang total 13 medali emas. Luar biasanya, cabang renang memborong tujuh medali emas sendiri bagi daerah. Oleh karena itu, pemerintah terus merawat antusiasme ini agar ekosistem renang terus bertumbuh.
Tentu saja, pembukaan acara juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial yang hangat. Wakil Gubernur Lampung menyerahkan plakat penghargaan serta tali asih kepada tokoh renang senior, Djuhriansyah. Pemerintah daerah mengapresiasi dedikasi pria yang akrab dengan sapaan Djuju tersebut dalam membina atlet Lampung.
Pada akhirnya, tanggapan positif datang dari salah satu orang tua atlet cilik bernama Dewi. Dewi mengaku sangat senang karena anaknya yang berusia tujuh tahun bisa merasakan atmosfer kompetisi nasional.
“Kalah menang belakangan. Yang penting anak saya memiliki keberanian untuk mengikuti kompetisi, apalagi ini tingkat nasional. Jadi saya sangat senang dengan adanya kompetisi ini,” ungkap Dewi dengan penuh bangga.***





