ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Gentiaras kembali melahirkan sarjana baru. Kampus itu menggelar Wisuda ke-23 di Hotel Horison, Jalan Kartini No. 88, Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Rabu (24/9/2025).
Sebanyak 68 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda tersebut. Rinciannya, 36 lulusan berasal dari Program Studi Manajemen. Sementara itu, 32 lulusan berasal dari Program Studi Akuntansi.
Ketua STIE Gentiaras Sampaikan Pesan
Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIE Gentiaras, Dr. Andy Fitriadi Dharma Tilaar, S.E., M.M., mengungkapkan rasa syukur atas capaian para wisudawan. Selain itu, ia mengapresiasi perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di kampus Gentiaras.
“Hari ini adalah awal dari sejarah baru bagi para wisudawan dan wisudawati. Tugas sebagai mahasiswa telah paripurna. Kini saatnya melangkah sebagai alumni yang siap menjawab tantangan bangsa,” ujar Andy Fitriadi dalam siaran pers, Jumat (26/9).
Selanjutnya, Andy mengapresiasi kerja keras para dosen. Menurutnya, para dosen telah memberikan ilmu, kasih sayang, dan pengalaman kepada mahasiswa.
“Kami menyadari, membentuk mahasiswa menjadi alumni yang kompeten bukan perkara mudah. Terima kasih atas segala perjuangan Bapak/Ibu dosen. Mohon maaf atas segala kekurangan kami,” imbuhnya.
Rata-rata IPK Wisudawan
Kemudian, Andy menyampaikan capaian akademik para wisudawan. Program Studi Manajemen mencatat rata-rata IPK 3,62. Sementara itu, Program Studi Akuntansi mencatat rata-rata IPK 3,60.
Selain capaian akademik, STIE Gentiaras juga menyiapkan sejumlah langkah strategis. Kampus tersebut menargetkan akreditasi perpustakaan dan Program Studi Manajemen.
Selanjutnya, kampus menyiapkan laporan perbaikan Program Studi Akuntansi tahun ketiga. Karena itu, Andy mengajak para alumni mendukung berbagai langkah tersebut.
STIE Gentiaras Perkuat SDM
Di sisi lain, STIE Gentiaras terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Saat ini, dua dosen dari kedua program studi tengah menempuh pendidikan doktoral.
Selain itu, 90 persen tenaga kependidikan atau tendik merupakan lulusan Gentiaras. Bahkan, tiga orang di antaranya kini mengabdi sebagai dosen.
“Hal ini menandakan bahwa Gentiaras mulai berdiri di atas kaki sendiri. Kami menuju kampus yang mandiri dan dewasa di bawah naungan Keuskupan Tanjung Karang,” kata Andy.
Pesan untuk Para Alumni
Menutup sambutannya, Andy mengingatkan para alumni agar tidak berhenti setelah meraih gelar sarjana. Sebaliknya, ia mendorong mereka menggunakan ilmu untuk berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Andy meminta alumni terus mengembangkan diri. Ia juga mengajak mereka mengambil peran dalam kehidupan masyarakat dan bangsa.
“Perjuangan kalian belum selesai. Ini baru awal. Di luar sana, negara memanggil dan masyarakat menanti kebermanfaatan Anda. Jadilah pelaku sejarah, bukan penonton sejarah. Viva Academika, Proviciat Alumni!” tutupnya penuh semangat.***





