Penutupan Wisata Pesawaran, Empat Destinasi Ditutup

ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN – Pemerintah Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, menutup sementara seluruh objek wisata di wilayahnya.

Kebijakan tersebut mengikuti instruksi Bupati Pesawaran. Pemerintah desa mulai menutup destinasi wisata pada Selasa (6/7/2021).

Kepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokro Aminoto, membenarkan penutupan tersebut.

“Ini sebagai tindak lanjut instruksi Bapak Bupati Pesawaran. Kami berinisiatif menutup semua destinasi wisata di Desa Harapan Jaya,” kata Cokro, Rabu (7/7/2021).

Empat Destinasi Wisata Ditutup

Penutupan berlaku hingga 20 Juli 2021. Ada empat destinasi wisata yang terdampak kebijakan tersebut.

Destinasi itu meliputi Bukit Cendana, Bukit Lantana, Air Terjun Tirta, dan Air Terjun Sinar Tiga.

Dengan demikian, wisatawan tidak dapat mengunjungi sejumlah objek wisata populer di Harapan Jaya selama masa penutupan.

Satgas Covid-19 Lakukan Penyemprotan

Selain menutup tempat wisata, Satgas Covid-19 Desa Harapan Jaya juga melakukan penyemprotan disinfektan.

Petugas menyemprot sejumlah fasilitas publik. Area tersebut mencakup masjid, musala, sekolah, dan kawasan wisata.

“Mulai hari ini satgas Covid di desa kami mengadakan penyemprotan di area publik, termasuk masjid, musala, sekolah, dan destinasi wisata,” ujar Cokro.

Sementara itu, desa-desa lain di Kecamatan Way Ratai juga menjalankan langkah serupa.

Menurut Cokro, seluruh kepala desa di Way Ratai melakukan penyemprotan secara serentak. Desa yang memiliki objek wisata juga menutup destinasi masing-masing.

Penutupan Wisata Pesawaran Berdampak pada Aktivitas Pariwisata Desa

Penutupan wisata di Desa Harapan Jaya menjadi langkah sementara pemerintah desa dalam menindaklanjuti instruksi Bupati Pesawaran pada Juli 2021. Kebijakan ini mencakup empat destinasi, yakni Bukit Cendana, Bukit Lantana, Air Terjun Tirta, dan Air Terjun Sinar Tiga.

Selama masa penutupan, wisatawan diminta menunda kunjungan ke kawasan tersebut hingga batas waktu yang ditentukan. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat.

Selain menutup objek wisata, pemerintah desa bersama Satgas Covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas publik. Langkah tersebut mencakup tempat ibadah, sekolah, dan kawasan wisata.

Pemerintah Desa Harapan Jaya berharap upaya tersebut dapat membantu memperbaiki kondisi penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Dengan begitu, kegiatan pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan dapat kembali berjalan setelah situasi memungkinkan.

Harapan Jaya Ingin Keluar dari Zona Oranye

Saat itu, Desa Harapan Jaya dan Kecamatan Way Ratai masuk zona oranye Covid-19.

Karena itu, pemerintah desa berharap penutupan wisata dan penyemprotan dapat membantu menekan penyebaran Covid-19.

Cokro berharap status wilayahnya segera membaik setelah masa penutupan selama 14 hari.

“Way Ratai oranye. Diharapkan setelah 14 hari ke depan bisa berubah hijau, minimal kuning,” pungkasnya.***