Bingkisan Natal KSP Kopdit Mekar Sai Lampung Hanya untuk Unit Aktif, Ini Alasannya

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG — Setiap akhir tahun, KSP Kopdit Mekar Sai Lampung membagikan bingkisan Natal kepada sejumlah unit di berbagai wilayah Lampung.

Namun, manajemen tidak membagikan bingkisan tersebut kepada seluruh koordinator unit. Sebaliknya, manajemen memilih unit yang aktif dan terus berkembang.

Kabag Layanan dan Umum KSP Kopdit Mekar Sai, Suzana Margareta Suteja, menjelaskan alasan kebijakan tersebut. Menurutnya, koperasi memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi unit untuk meningkatkan aktivitas.

“Gini mas, ada unit aktif dan unit yang kurang aktif. Kalau unit yang kurang aktif memang fasilitasnya, transport JKU dan undangan-undangan acara koperasi. Bingkisan hari raya itu untuk unit yang aktif dan berkembang. Sistem kolektifnya jalan. Mohon maaf, itu kan untuk memicu keaktifan KU untuk mengembangkan unit,” jelas Suzana kepada Altumnews.com, Senin (13/12/2021).

Apresiasi Berjalan Empat Tahun

Menurut Suzana, KSP Kopdit Mekar Sai sudah menjalankan apresiasi tersebut selama sekitar empat tahun. Karena itu, kebijakan tersebut bukan program baru yang baru muncul menjelang Natal.

“Bukan program mas. Kalau program kan 1 anggota Rp25.000. Itu sudah berjalan kurang lebih tiga sampai empat tahun,” jelas Suzana.

Saat ini, KSP Kopdit Mekar Sai memiliki sekitar 500 unit di berbagai wilayah Lampung. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 hingga 250 unit aktif dan terus berkembang.

Sementara itu, koperasi mencatat unit lainnya masih kurang aktif atau belum berkembang. Dengan kondisi tersebut, manajemen terus mendorong unit-unit tersebut agar meningkatkan aktivitasnya.

“Kita punya unit sekitar 500. Yang aktif dan berkembang serta kolektif berjalan sekitar 200 sampai dengan 250. Selebihnya tidak aktif, kurang aktif dan tidak berkembang,” pungkasnya.

Selain memberikan apresiasi kepada unit aktif, pengurus juga terus mengajak unit yang kurang aktif mengikuti pertemuan koordinator unit. Langkah tersebut bertujuan mendorong pengurus unit meningkatkan aktivitas.

“Yang tidak aktif terkadang ikut pertemuan KU untuk memotivasi keaktifan. Tapi belum maksimal. Buka unit tapi tidak berkembang,” ujarnya.

Manajemen Buka Ruang Masukan

Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Mekar Sai Lampung, Haryono Daud, mengatakan manajemen menetapkan kebijakan pemberian bingkisan tersebut.

“Itu kebijakan manajemen. Kalau ada yang ingin mengusulkan perbaikan ke depan, berikan masukan saat RAK, tanggal 19 Desember 2021,” kata Haryono.

Selain itu, Haryono meminta anggota menyampaikan masukan secara tertulis jika mereka tidak dapat menghadiri Rapat Anggota Khusus (RAK).

“Kalau gak sempat hadir, buat tertulis. Kalau perlu dengan berbagai kritik atas pelaksanaan operasional berbagai bidang. Begitu mas Bejo. Trims untuk perhatiannya, salam sehat,” jelas Haryono.

Dengan demikian, manajemen membuka ruang bagi anggota untuk memberikan kritik dan saran terkait pengelolaan koperasi. Masukan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan operasional ke depan.***