Pj. Gubernur Lampung Buka Krakatau Festival Tahun 2024

ALTUMNEWS.Com, BANDARLAMPUNG — Penjabat Gubernur Lampung Samsudin membuka secara resmi K-Fest atau Krakatau Festival Tahun 2024 dengan tema “Nemui Nyimah Mask Street Carnival”, di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (06/07/2024).

K-Fest atau Krakatau Festival menurut Pj Gubernur Lampung Samsudin, merupakan salah satu even terbesar di Provinsi Lampung dan merupakan wujud nyata semangat dan kebersamaan dalam memajukan serta menjadikan Provinsi Lampung sebagai destinasi wisata unggulan.

“Saya sangat bangga melihat bagaimana K-Fest telah berkembang dari tahun ke tahun. Acara ini tidak hanya menarik perhatian dari seluruh Indonesia, tetapi juga dari mancanegara, menjadi magnet bagi wisatawan dan investor untuk mengenal lebih jauh pesona dan potensi Lampung,” ungkap Samsudin.

Samsudin mengatakan bahwa Karnaval Topeng ini bukan hanya sekadar parade kostum indah dan seni pertunjukan yang menakjubkan. Lebih dari itu, ini adalah momen di mana masyarakat Lampung merayakan semangat gotong royong dan kebanggaan akan identitas Budaya Lampung yang kaya.

Tema “Nemui Nyimah Mask Street Carnival” menurut Samsudin mengingatkan masyarakat Lampung akan pentingnya menjaga tradisi dan merangkul inovasi dalam melestarikan budaya Lampung.

“Mari kita jadikan acara ini sebagai momentum untuk terus mengembangkan dan menghidupkan semangat kebersamaan, kesetiaan, dan kebanggaan akan keberagaman yang menjadi kekayaan kita bersama,” ajak Pj Gubernur.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Manajemen Krisis Fadjar Hutomo, menyatakan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan K-Fest ke-33 yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

“Selamat untuk Pemerintah Provinsi Lampung atas terselenggaranya kegiatan K-Fest ke-33, serta atas terpilihnya Krakatau Festival ini sebagai salah satu dari tiga event daerah perwakilan Lampung yang masuk di dalam kharisma Event Nusantara 2024, hal ini tentunya tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Daerah serta kolaborasi antar komunitas dan seluruh pihak dalam penyelenggaraan event yang berkualitas di Lampung,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Djunaidi Berikan Anugerah KPB Award Tahun 2022 kepada seluruh Stakeholder yang Berperan dalam Percepatan Implementasi KPB di Provinsi Lampung

Fajar Utomo juga mengungkapkan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat mendukung penyelenggaraan event berkualitas seperti K-Fest, dalam rangka pencapaian target pergerakan 1,25 hingga 1,5 miliar wisatawan nusantara dan 9,5 hingga 14,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara serta terciptanya 4,4 juta lapangan kerja baru di sektor pariwisata dan imigratif di tahun 2024.

Hal tersebut menurut Fajar Utomo dapat didorong dengan mengedepankan kolaborasi adaptasi dan inovasi yang mengedepankan aspek kualitas dan keberlanjutan serta membawa manfaat pada usaha-usaha masyarakat. Ketiga pilar ini diharapkan mampu menjadi senjata untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif yang harus dicapai dengan Geber : Gerak Bersama, Gercep : Gerak Cepat dan Gaspol Gali Semua Potensi Lokal.

“Kami berharap K-Fest ini dapat mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta UMKM Provinsi Lampung untuk berkolaborasi dan bersinergi, berkreasi dan berkembang sekaligus membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya dalam rangka pemulihan ekonomi di Indonesia,” pungkas Fajar.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan dalam laporannya mengatakan bahwa K-Fest ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata, mendorong pariwisata Lampung yang berkualitas dan berkelanjutan serta memperkenalkan aksi pariwisata seni budaya dan segala potensi yang dimiliki oleh Provinsi Lampung.

Kegiatan K-Fest tahun 2024 diisi dengan berbagai acara, diantaranya yakni Festival kuliner Sekelik, Pasar Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Lomba Masak Nasi Goreng Krakatau, Krakatau Urban Art Fest, Festival Tari Kreasi Lampung, Pemecahan Rekor Muri 100 Varian Juadah (kue) Lampung Olahan Bihun Jagung, Karnaval Nemui Nyimah, Malam Pesona Kemilau Krakatau, PSMTI RUN, Krakatau Day All Bikers, K-Fest Soundphoria, Lomba Video Krakatau dan Tour Sebesi.***

BACA JUGA:  Polemik Infrastruktur Jalan di Lampung, Kemendagri Gelar Rakor Undang Provinsi, Kabupaten dan Kota Se-Lampung