Gubernur Lampung Tekankan Pengelolaan Keuangan Daerah sebagai Penggerak Pembangunan

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Pengelolaan keuangan daerah harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan Provinsi Lampung sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat menjadi pembina Apel Mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Apel mingguan tersebut digelar di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (12/01/2026), dan diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menekankan bahwa keuangan daerah merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Pengelolaan keuangan yang baik dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang efektif serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

“Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab, karena hal tersebut menjadi dasar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan sejumlah prinsip utama yang harus menjadi pedoman dalam pengelolaan keuangan daerah. Prinsip efisiensi menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara optimal agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Prinsip transparansi diwujudkan melalui penyusunan laporan keuangan yang terbuka, mudah diakses, serta dapat diawasi oleh publik dan lembaga pengawasan.

Selain itu, prinsip akuntabilitas menjadi landasan pertanggungjawaban yang jelas kepada masyarakat dan pemerintah pusat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sementara prinsip keberlanjutan diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah dalam jangka panjang.

Gubernur Lampung juga menegaskan visi pengelolaan keuangan daerah yang mandiri dan berdaya saing. Visi tersebut mendorong inovasi dalam peningkatan pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat, serta menuntut sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta agar pembangunan dapat berjalan efektif dan merata.

“Pengelolaan keuangan daerah merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Gubernur mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya bekerja dengan integritas, disiplin, serta semangat melayani demi terwujudnya Provinsi Lampung yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.***