Pemprov Lampung Siap Dukung Pembangunan Infrastruktur dan Konservasi di Way Kambas

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan kesiapan mendukung penuh pembangunan pagar, kanal, dan restorasi ekosistem di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Proyek senilai sekitar Rp 839 miliar tersebut merupakan program Bantuan Presiden (Banpres) yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk menekan konflik manusia dan gajah serta mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo terhadap keselamatan warga dan kelestarian satwa di Way Kambas. Menurut Gubernur Mirza, konflik antara manusia dan gajah yang terjadi selama puluhan tahun menuntut solusi strategis yang menyatukan aspek konservasi dan kesejahteraan masyarakat.

“Perhatian Bapak Presiden kepada warga sekitar Way Kambas sangat luar biasa. Konflik manusia dan gajah sudah berlangsung puluhan tahun dan harus segera ditangani secara menyeluruh,” kata Gubernur Mirza, Jumat (14/3/2026).

Ia menegaskan bahwa pembangunan pagar dan kanal tidak sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga kelestarian habitat gajah. Pemprov Lampung siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat, aparat TNI, dan pihak terkait agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mendukung rencana pengembangan pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat di luar kawasan pemisah, termasuk pengembangan ternak madu dan penyediaan pakan ternak yang ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar tanpa merusak alam.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan, anggaran Rp 839 miliar akan digunakan untuk pembangunan pagar atau tanggul, kanal, serta restorasi ekosistem. Pengerjaan proyek melibatkan satuan zeni TNI Angkatan Darat guna memastikan kualitas dan ketahanan infrastruktur.

Gubernur Mirza menambahkan, keberhasilan program Banpres ini juga bergantung pada sinergi lintas sektor. Pemprov Lampung akan memastikan koordinasi berjalan lancar, sehingga masyarakat merasa aman, gajah tetap terlindungi, dan lingkungan tetap lestari.

“Langkah ini menunjukkan kepemimpinan yang berpihak pada rakyat, namun tetap berorientasi pada konservasi. Warga terlindungi, gajah terjaga, dan lingkungan tetap aman,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh Pemprov Lampung, pemerintah berharap proyek ini menjadi solusi jangka panjang yang menyeimbangkan keselamatan warga, kelestarian satwa, dan pembangunan ekonomi lokal di kawasan Taman Nasional Way Kambas.***