ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 4.000 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung berkumpul dalam Kemah Bhakti Satya Linmas, Kamis (24/9/2026).
Kemah tersebut tidak hanya mempertemukan ribuan anggota Linmas. Kegiatan itu juga memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, kesiapsiagaan bencana, dan pelayanan kepada warga.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad turut hadir dan mengajak generasi muda mengambil bagian dalam tugas Satlinmas.
Raffi menilai Satlinmas memiliki posisi penting karena para anggotanya berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka menjalankan berbagai tugas, mulai dari deteksi dan pencegahan dini hingga patroli, pengamanan, penanganan bencana, dan kegiatan sosial.
“Saya ingin mensosialisasikan ini kepada generasi muda agar anak-anak muda di seluruh desa, di seluruh provinsi, di seluruh kota, di seluruh Indonesia untuk ikut andil dalam tugas,” kata Raffi.
Raffi Ajak Generasi Muda Perkuat Satlinmas
Keterlibatan generasi muda, menurut Raffi, dapat memperkuat tugas perlindungan masyarakat di berbagai daerah.
Raffi juga mendorong Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat Indonesia (ASLINMAS) menjadi rumah besar bagi anggota untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan.
Ia menyebut jaringan ASLINMAS kini mencakup lebih dari 1,2 juta anggota secara nasional.
Jumlah tersebut menjadi modal besar untuk membangun kolaborasi perlindungan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
Raffi turut mengajak pekerja seni, influencer, dan komunitas kreatif menyebarkan pesan positif kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat dapat mengemas edukasi kesadaran hukum, kesiapsiagaan bencana, serta kegiatan sosial melalui video pendek, musik, mural, pertunjukan seni, dan konten digital.
“Pesan sadar hukum itu penting, kesiapsiagaan bencana dapat dikemas melalui video pendek, boleh lewat musik, mural, pertunjukan apa pun, konten digital yang mudah dipahami,” ujarnya.
Ribuan Linmas Ikuti Kemah Bhakti Satya
Kemah Bhakti Satya Linmas menjadi bagian utama agenda tersebut. Para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan.
Selain anggota Satlinmas, kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, Satpol PP, Hansip, organisasi masyarakat, serta elemen masyarakat sipil.
Kolaborasi lintas sektor itu memperluas ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman lingkungan.
Eva Dwiana Pimpin ASLINMAS Bandar Lampung
Rangkaian acara juga mencakup pengukuhan DPC ASLINMAS Kota Bandar Lampung, DPC ASLINMAS kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung, serta DPC ABPEDNAS Kota Bandar Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menerima amanah sebagai Ketua DPC ASLINMAS Kota Bandar Lampung.
Eva mengapresiasi kepercayaan yang memberikan kesempatan kepada Bandar Lampung untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan kami kesempatan menjadi tuan rumah. Kami berharap semua yang hadir di sini bisa bekerja dengan baik,” ujar Eva.
Eva berharap ASLINMAS tidak hanya memperkuat peran organisasi di Bandar Lampung. Ia juga ingin organisasi tersebut memberi kontribusi bagi seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
“Kita berharap semuanya bukan hanya di Bandar Lampung. Semua kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung bisa lebih baik lagi. Mari kita bersama-sama bekerja dan memberikan yang terbaik,” katanya.
ABPEDNAS Dorong Pengawasan Pembangunan Desa
Pengukuhan DPC ABPEDNAS Kota Bandar Lampung turut melengkapi agenda tersebut.
Raffi mengajak pengurus ABPEDNAS menyerap aspirasi masyarakat dan ikut mengawal pembangunan desa.
Ia juga mendorong pengurus memperkuat pengawasan pengelolaan anggaran desa sejak tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban.
Peran tersebut dapat membantu masyarakat memahami proses pembangunan sekaligus membuka ruang partisipasi publik.
Satlinmas Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Kemah Bhakti Satya Linmas mempertemukan berbagai unsur yang memiliki peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Raffi mendorong seluruh elemen tersebut membangun sinergi secara berkelanjutan. Ia juga melihat keterlibatan generasi muda, pekerja seni, influencer, dan komunitas kreatif dapat memperluas edukasi kepada masyarakat.
Dengan jaringan Satlinmas yang dekat dengan warga, pemerintah dapat memperkuat komunikasi hingga tingkat lingkungan.
Kegiatan di Bandar Lampung itu pun menjadi momentum bagi pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan masyarakat sipil untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga ketenteraman serta mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.***





