Kolaborasi Pemerintah dan Baznas: Langkah Nyata Wujudkan Akses Kesehatan Gratis di Pesawaran

ALTUMNEWS.Com, PESAWARAN -– Pemerintah Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan melalui kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI. Peresmian Rumah Sehat Baznas (RSB) di Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (30/1), menjadi bukti konkret peran aktif pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, yang hadir langsung dalam peresmian, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten tidak hanya menyediakan lahan seluas hampir 2.000 meter persegi untuk pembangunan RSB, tetapi juga berencana mengerahkan tenaga medis profesional dari dinas terkait.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi bentuk nyata sinergi dan kepedulian terhadap masyarakat. Pemkab siap mendukung penuh operasional RSB, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pengembangan fasilitas di masa mendatang,” ujar Bupati Dendi.

Acara peresmian turut dihadiri oleh jajaran petinggi Baznas RI, seperti Ketua Baznas Prof. Noor Ahmad dan Pembina Wilayah Lampung Prof. Nadratuzzaman Hosen. Dalam sambutannya, Prof. Noor Ahmad menekankan pentingnya kolaborasi antara pusat dan daerah dalam menjamin keberlangsungan layanan RSB.

“Selama dua tahun pertama, seluruh biaya operasional akan ditanggung oleh Baznas pusat. Namun ke depan, sinergi dengan Pemda akan menjadi kunci agar RSB bisa tumbuh menjadi pusat layanan kesehatan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan konsep rumah sehat tanpa kasir, RSB Pesawaran menyediakan layanan medis secara gratis untuk para mustahik, termasuk poli umum, poli gigi, layanan kesehatan ibu dan anak (KIA), hingga ambulans. Dalam tahap awal, layanan bersifat rawat jalan, namun Pemerintah Kabupaten menargetkan pengembangan ke fasilitas rawat inap.

Tak hanya peresmian RSB, acara ini juga menjadi momen penyaluran bantuan sosial Baznas untuk triwulan pertama, di antaranya 3.500 paket beras sedekah, program bedah rumah untuk 30 unit, dan bantuan renovasi ringan untuk 10 rumah.

Ketua Baznas Pesawaran, Abdul Hamid, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung keberadaan RSB sebagai aset publik. “Mari kita jaga dan manfaatkan fasilitas ini bersama. Ini adalah hasil gotong-royong zakat kita semua,” pungkasnya.

Langkah kolaboratif antara Baznas dan Pemkab Pesawaran ini menjadi contoh model pembangunan sosial yang efektif, memanfaatkan potensi zakat untuk menyentuh sektor esensial seperti kesehatan. Pesawaran kini bukan hanya membangun fasilitas, tetapi harapan bagi ribuan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis layak.***