ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG –– Dalam upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antar lembaga, serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan bantuan bagi instansi vertikal yang beroperasi di wilayahnya. Bantuan tersebut mencakup pembangunan kantor, penyediaan sarana dan prasarana, hingga kendaraan operasional.
Kebijakan ini sejalan dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang memungkinkan pemerintah daerah memberikan dukungan kepada instansi vertikal demi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pemkot Bandar Lampung memiliki tanggung jawab terhadap penyelenggaraan pelayanan pemerintahan di daerah. Instansi vertikal merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat yang memiliki peran penting dalam mensukseskan program-program nasional, seperti penyelenggaraan pendidikan, pelayanan publik, dan pengawasan,” ujar Plt. Kepala Bapperida Kota Bandar Lampung, Dini Purnamawaty, Senin (29/9/2025).
Menurut Dini, pemberian bantuan kepada instansi vertikal dan lembaga lainnya bukanlah hal yang baru bagi Pemkot Bandar Lampung. Sejumlah proyek strategis pun tengah berjalan maupun direncanakan untuk mendukung keberadaan lembaga-lembaga tersebut.
“Tahun ini, Pemkot memberikan bantuan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan untuk UIN Raden Intan. Pembangunan kantor Kejaksaan Tinggi juga tengah dilakukan secara bertahap pada tahun 2025 dan 2026, serta pembangunan Kantor Kodim,” jelasnya.
Selain dukungan terhadap instansi vertikal, Pemerintah Kota juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana yang menjadi kewenangan daerah, seperti jalan dan drainase.
“Pembangunan infrastruktur tersebut dianggarkan berdasarkan skala prioritas. Saat ini, terdapat 407 ruas jalan kota dan 6.604 ruas jalan lingkungan di Bandar Lampung yang menjadi perhatian kami,” tambah Dini.
Menutup keterangannya, Dini juga memastikan bahwa seluruh kewajiban keuangan pemerintah kota kepada pihak ketiga yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2024 telah diselesaikan pada Mei 2025.***





