Gunung Kucing Bandar Lampung Simpan Kisah Mistis, Penyadap Aren Ungkap Penampakan Sosok Hitam

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG Gunung Kucing Bandar Lampung menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk menikmati panorama Kota Tapis Berseri dari ketinggian. Namun, selain menawarkan pemandangan alam, bukit di Kecamatan Tanjung Karang Barat itu juga menyimpan berbagai kisah mistis yang terus beredar di kalangan masyarakat.

Paino, warga Jalan Batu Kalam, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, mengaku sering mendengar cerita tentang kemunculan sosok misterius berwarna hitam selama lebih dari dua tahun menyadap nira pohon aren di kawasan Gunung Kucing.

“Paling banyak ceritanya geh mistis. Kalau mistisnya sering melihat orang-orang hitam, itu yang sering kelihatan. Kalau kita ya biasa saja, karena memang kita hidup berdampingan sama orang-orang kayak gitu. Buat apa juga kan,” kata Paino saat berbincang dengan Altumnews.com, Rabu (15/7/2026).

Menurut Paino, warga sekitar telah lama menceritakan pengalaman serupa kepada para pencari nira maupun pendatang. Meski begitu, ia tidak pernah merasa terganggu ketika bekerja di kawasan tersebut.

Ia memilih menghormati apa pun yang diyakini sebagian masyarakat berada di lokasi itu.

“Enggak sih, kalau kita paling cuma dikasih lihat saja, oh ini wujud saya ada di sini. Enggak, kalau mesan-mesanin, enggak sih. Tapi paling ya jangan sembarangan, paling gitu saja, udah,” ujarnya.

Paino pun memiliki prinsip sederhana setiap kali berada di Gunung Kucing.

“Jawabnya, saya enggak ganggu kamu, kamu juga jangan ganggu saya, udah. Itu saja, kita saling berdekatan, berdampingan,” katanya.

Selama menyadap pohon aren, Paino sering berada di kawasan hutan hingga menjelang malam.

“Alhamdulillah kita kadang nyadar sampai jam 6 sore. Pernah Maghrib, dung-dung Maghrib masih di atas pohon,” tuturnya.

Meski mendengar banyak cerita mistis, Paino mengatakan keluarganya tidak pernah mengalami kejadian serupa.

“Oh enggak melihat, dia orang memang enggak pernah cerita sama kita,” ucapnya.

Anak Muda Ramai Datangi Gunung Kucing

Selain menyimpan cerita mistis, Gunung Kucing juga menarik banyak pengunjung setiap hari. Anak-anak muda kerap memanfaatkan kawasan ini untuk menikmati suasana sore, berfoto, hingga bersantai bersama teman atau pasangan.

“Banyak anak-anak muda datang ke sini, karena senang pacaran, selfie-selfie. Di atas kan tempatnya enak juga, rata,” kata Paino.

Panorama Kota Bandar Lampung dari puncak menjadi daya tarik utama, terutama saat matahari mulai terbenam.

Lokasi Gunung Kucing Bandar Lampung

Gunung Kucing berada di Jalan Imam Bonjol, Gang Sakai Sambayan, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung. Pengunjung hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit dari pusat kota untuk mencapai lokasi wisata tersebut.

Bukit ini memiliki ketinggian sekitar 153 meter di atas permukaan laut (mdpl). Jalur menuju puncak tergolong ringan sehingga keluarga, pendaki pemula, maupun wisatawan dapat menikmati perjalanan tanpa kesulitan berarti.

Dari area parkir, pengunjung hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk mencapai puncak. Setelah tiba di atas, mereka dapat menikmati hamparan pepohonan hijau sekaligus panorama Kota Bandar Lampung yang membentang dari ketinggian.

Berbagai cerita mistis masih hidup di tengah masyarakat sekitar Gunung Kucing. Namun, kisah yang Paino sampaikan merupakan pengalaman dan keyakinan pribadinya sehingga belum memiliki pembuktian ilmiah.***