Gereja Katolik Maria Ratu Damai Buka Ruang Kebersamaan bagi Warga Teluk Betung

ALTUMNEWS.com, BANDAR LAMPUNG — Gereja Katolik Maria Ratu Damai Teluk Betung menunjukkan semangat gereja yang inklusif.

Di tengah masyarakat, gereja hadir untuk membangun kebersamaan. Selain itu, gereja membuka ruang kerukunan dengan umat beragama lain.

Pada Selasa pagi, 21 Mei 2019, warga Kelurahan Pesawahan dan Talang berdatangan. Setibanya di lokasi, mereka langsung menuju pelataran Gereja Katolik Maria Ratu Damai di Jalan Ikan Kakap No. 4, Teluk Betung Selatan.

Saat itu, warga melihat sejumlah stan di area gereja. Sementara itu, para pedagang menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga murah.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar pasar murah. Untuk kegiatan itu, pemerintah memilih area parkir gereja sebagai lokasi pasar.

Area parkir tersebut memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi. Selain area parkir, pihak gereja juga menyiapkan kanopi berukuran 20 x 7 meter.

Romo Apol Sambut Pasar Murah

Pada kesempatan tersebut, Romo Kepala Paroki Ratu Damai Teluk Betung, RD Apolonius Basuki, menyambut baik kegiatan pasar murah.

Menurutnya, gereja harus hadir bersama masyarakat. Karena itu, gereja mendukung berbagai program Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Kita sangat senang, gereja bagian dari masyarakat, gereja dan masyarakat mendukung program pemerintah,” kata Romo Apol saat ditemui Altumnews.com di lokasi pasar murah, Selasa (21/5/2019).

Selain itu, Romo Apol menilai gereja perlu ikut membantu masyarakat. Dengan alasan tersebut, ia melihat penyediaan lahan sebagai bentuk nyata gereja inklusif.

“Gereja mau terlibat dan peduli yang menjadi kerja pemerintah. Secara khusus, pasar murah membantu masyarakat yang mau menghadapi Lebaran,” tegas Romo Apol.

Gereja dan Pemerintah Perkuat Kerukunan

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Teluk Betung Selatan, Husin, SE, menyampaikan apresiasi kepada Paroki Maria Ratu Damai.

Menurut Husin, gereja ikut membantu program pasar murah Pemkot Bandar Lampung. Dengan dukungan tersebut, kegiatan dapat menjangkau masyarakat sekitar.

“Dengan terlibatnya Gereja Ratu Damai menyediakan lahan parkirnya, ini berarti wujud dukungan nyata mendukung program-program Pemerintah Kota Bandar Lampung,” katanya.

Lebih lanjut, Husin melihat manfaat lain dari kegiatan tersebut. Menurutnya, warga dari berbagai agama dapat berbaur dan berinteraksi.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antarwarga. Karena itu, Husin menilai pasar murah ikut menjaga kerukunan antarumat beragama di Teluk Betung Selatan.

“Ini bukan kali pertamanya gereja ini terlibat. Dengan sarana kegiatan pasar murah ini juga harapannya semakin mempererat kerukunan dan persaudaraan masyarakat yang memang sudah terbangun dengan baik di sini,” pungkasnya.

Dengan demikian, kegiatan pasar murah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan bagi warga lintas agama.***