Tagana Masuk Sekolah Siapkan Pelajar SMA Xaverius Bandarlampung Sadar Bencana Sejak Dini

0
298
Siswa-siswi SMA Xaverius Bandarlampung saat mengikuti simulasi bencana oleh Tagana Lampung,di aula setempat, Kamis (20/02/2020). Foto : Robertus Ferdianto

ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG – Ada yang berbeda pada Kamis pagi, 20 Februari 2020 di SMA Xaverius Bandarlampung. Ratusan pelajar sekolah tersebut beteriak histeris sembari berlari berhamburan keluar dari kelasnya masing-masing. Tas mereka terlihat di atas kepala. Suara sirene terdengar bertalu-talu. Tak lama kemudian, beberapa pria berseragam bertulis “Taruna Siaga Bencana (Tagana)” sibuk mendirikan tenda pengungsian.

“Ada bencana-ada bencana,” teriak siswa-siswi itu sambil berlari sesuai tanda bertulis “jalur evakusi” menuju tempat evakuasi yang telah disiapkan.

“Mereka sedang melakukan simulasi bencana,” kata Kepala SMA Xaverius Bandarlampung, F Joko Winarno di lokasi simulasi, Kamis (20/02).

Tagana Masuk Sekolah SMA Xaverius Bandarlampung, begitu lah hari ini. Program Tagana Masuk Sekolah (TMS) tengah menyasar sekolah yang berlamat di Jalan Cendana No.31 Rawa Laut Bandarlampung.

“Kami sengaja mengundang mereka (Tagana) untuk menyiapkan siswa-siswi kami agar sadar dan siap siaga terhadap bencana sejak dini,” kata F Joko.

F Joko berharap siswa-siswi SMA Xaverius Bandarlampung memiliki pengetahuan tentang bencana, potensi dan upaya pengurangan risiko bencana pada tingkatan yang paling sederhana sehingga mereka mampu menyelamatkan diri sendiri dan evakuasi sederhana bila terjadi bencana.

“Kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kesadaran terhadap ancaman bencana. Jadi jika ada bencana sewaktu-waktu, siswa-siswi kami sudah siap menyelamatkan diri sendiri dan evakuasi sederhana bila terjadi bencana,” pungkasnya.

Salah satu anggota Tagana Lampung, Ariansyah saat memberikan materi kepada siswa-siswi SMA Xaverius Bandarlampung. Foto : Robertus Ferdianto

Pada tempat yang sama, Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Dinas Sosial Provinsi Lampung, Feriyus Gunadi mengatakan materi yang diberikan berupa materi dasar upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Logistik dan Shelter.

“Para pelajar harus siap dalam menghadapi bencana. Pasalnya Lampung termasuk daerah yang rawan terhadap gempa, rawan banjir, rawan longsor, ada daerah juga yang rawan terhadap tsunami, dan bencana-bencana yang lainnya,” katanya.

BACA JUGA:  Pemprov Lampung Serahkan Bantuan Rp330,5 Juta untuk Korban Tsunami di Lampung Selatan

Dikatakan Feriyus, dengan pengetahuan mitigasi bencana yang diberikan pada pelajar SMA Xaverius Bandarlampung diharapkan dapat membangun masyarakat tanggap bencana.

“Tidak ada yang tahu kapan bencana datang, namun dengan pengetahuan mitigasi bencana diharapkan dapat membangun masyarakat tanggap bencana. Salah satu edukasinya melalui Tagana Masuk Sekolah di SMA Xaverius Bandarlampung ini,” katanya.

Sebagai informasi, Korwil Tagana Lampung, Imam Setiawan turun langsung memberikan materi pada 245 siswa-siswi SMA Xaverius Bandarlampung yang mengikuti.***

Editor : Robert

Facebook Comments