Stok Darah PMI Menipis, Ormas Katolik di Lampung Ajak Masyarakat Donor Darah

0
379

ALTUMNEWS.com, BANDARLAMPUNG — Persediaan kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Bandarlampung, menipis sejak mewabahnya Covid-19.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung dr. Aditya M. Biomed meminta masyarakat untuk tak khawatir mendonorkan darahnya.

“Kami tetap memberlakukan social distancing, tidak menghambat pelaksanaan donor darah,” katanya.

Aditya mengimbau masyarakat yang kondisinya sehat untukndapat datang langsung ke PMI mendonorkan darahnya.

“Mungkin memang sekarang ada imbauan untuk tetap di rumah tetapi jika merasa sehat dan biasa donor darah, mohon menyempatkan waktunya sebentar untuk datang ke Aksi Sosial ini atau datang lansung ke PMI,” ujarnya.

Menyikapi hal ini ormas-ormas Katolik seperti Pemuda Katolik, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Bandarlampung, UKMK Gentiaras, dll, menyerukan pada masyarakat untuk donor darah.

Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik (PK) Lampung, Marcus Budi Santoso meminta seluruh komponen masyarakat untuk serius memperhatikan permasalahan ini.

“Kita lihat kebutuhan akan darah terus bertambah, terkhusus pasien pengidap talasemia, hemodialisa atau gagal ginjal ini tidak bisa putus akan darah, belum lagi kasus-kasus lainya, kecelakaan, pasien-pasien operasi mereka sangat membutuhkan transfusi darah,” kata Marcus dalam siaran persnya, pada Rabu (20/05/2020).

Marcus meminta masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darahnya. “Tidak perlu ragu dan takut, para petugas PMI sudah dilengkapi standar protokoler kesehatan. Yakin saja percayakan penuh dengan PMI. Saya juga mengajak dan memghimbau seluruh kader Pemuda Katolik di Komcab komcab untuk terlibat dan mengelar aksi serupa dengan bekerja sama dengan UTD PMI di masing-masing kabupaten,” imbuhnya.

Ketua PMKRI Cabang Bandarlampung, Andreas Gita mengatakan gabungan ormas Katolik di Provinsi Lampung akan melakukan aksi nyata donor darah. “Kegiatan ini akan diadakan Jumat, 22 Mei 2020 di Posko Bersama Satu Saudara di Jalan Samratulangi Bandarlampung,” jelasnya.

BACA JUGA:  Demi Mudik ke Kampung Halaman, Andi Vamarley Gowes Sepeda Sejauh Ribuan Km

Sementara itu, Koordinator Komisi HAK Bidang Politik, Ormas dan Mahasiswa Keuskupan Tanjungkarang, RD Yohanes Kurniawan Jati mendukung aksi ormas-ormas Katolik di Lampung.

“Pada masa pandemi Covid 19, dunia medis menjadi garda depan dlm penanganan penyakit serius ini. Namun demikian, usaha mereka perlu didukung dari banyak hal termasuk pasokan darah untuk kebutuhan transfusi,” katanya.

Menurut Romo Jati, keprihatinan dunia adalah keprihatinan bersama, dan keprihatinan dunia kesehatan menjadi bagian keprihatinan semua.

“Perlulah masing-masing pribadi mencara rahmat Tuhan yang tersembunyi dalam masa sulit ini, sembari membantu sesama,” pungkasnya.***

Editor : Robert

Facebook Comments