ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung memperkuat sinergi strategis mereka. Saat ini, kedua lembaga berkolaborasi erat untuk mengakselerasi transformasi ekosistem ekonomi digital di seluruh wilayah Lampung. Langkah nyata tersebut bertujuan kuat untuk mempermudah sistem pembayaran masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Mengenai hal itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam mendukung digitalisasi keuangan. Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif Bank Indonesia sebagai mitra strategis pembangunan makroekonomi daerah. Selama ini, kemitraan kedua pihak mencakup program pengendalian inflasi hingga pendampingan pelaku UMKM lokal agar naik kelas. Selanjutnya, mereka juga memacu percepatan transaksi non-tunai melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Transaksi QRIS Tumbuh Positif dan Perkuat Ekosistem Keuangan
Lalu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal secara resmi membuka rangkaian kompetisi SIGER Sport 2026 di The Canopy Lampung pada Minggu (19/7/2026). Dalam sambutannya, ia memaparkan data pertumbuhan penggunaan instrumen pembayaran digital yang sangat menggembirakan di tengah masyarakat. Berdasarkan catatan resmi, volume transaksi menggunakan QRIS pada Mei 2026 sukses tumbuh sebesar 9 persen.
“Kemajuan teknologi akan benar-benar berarti ketika mampu mempermudah kehidupan masyarakat. Ini menunjukkan ekosistem digital kita terus bertumbuh dan masyarakat semakin terbiasa,” ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Minggu.
Sementara itu, Gubernur mengingatkan bahwa integrasi program antarinstansi vertikal menjadi kunci utama keberhasilan digitalisasi daerah. Ia menilai bahwa modal utama pembangunan Provinsi Lampung bertumpu pada semangat kebersamaan dan nilai gotong royong masyarakat. Melalui ajang ini, pemerintah optimistis bisa menyatukan energi positif warga untuk mewujudkan visi Lampung Maju.
Pendekatan Olahraga Jadi Sarana Edukasi Pembayaran Non-Tunai
Berikutnya, Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Bimo Epyanto menjelaskan konsep pelaksanaan agenda tahunan SIGER Sport 2026 tersebut. Pihak Bank Indonesia mengemas kampanye perluasan ekosistem pembayaran non-tunai ini melalui pendekatan aktivitas olahraga dan rekreasi massal. Rangkaian acara tahun ini mengusung tagline resmi “Bijak Bertransaksi, Kita Siap Digitalisasi” untuk menarik minat generasi muda.
Kemudian, panitia menyelenggarakan berbagai cabang kompetisi menarik seperti olahraga Padel, kompetisi E-Sport, hingga turnamen Bola Basket 3×3. Khusus untuk basket, pertandingan akan berlangsung di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kota Metro, dan Bandar Lampung. Selanjutnya, kegiatan jalan sehat Siger Run akan menjadi acara puncak penutup seluruh rangkaian festival olahraga ini.
“Tujuan utama kami adalah membangun user experience atau pengalaman langsung masyarakat dalam menggunakan transaksi non-tunai,” terang Kepala Perwakilan BI Lampung Bimo Epyanto.
Maka dari itu, BI melibatkan ratusan tenan UMKM lokal di sepanjang area pelaksanaan kompetisi olahraga tersebut. Para pengunjung wajib menggunakan aplikasi pembayaran digital saat membeli produk makanan maupun cinderamata di lokasi acara. Kesimpulannya, sinergi kebijakan pro-pertumbuhan ini terbukti ampuh merawat optimisme ekonomi dan mempercepat perputaran uang daerah.***




