Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Etalase Pembangunan, UMKM, dan Investasi Kota

ALTUMNEWS.Com, BANDAR LAMPUNG — Saat ini, Bandar Lampung Expo 2026 sukses menjadi etalase utama pembangunan daerah secara berkelanjutan. Selain itu, pameran besar ini menampilkan berbagai pelayanan publik, promosi produk UMKM, hingga peluang investasi strategis. Mengenai hal itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar expo dalam rangka memperingati HUT ke-344 kota setempat.

Lalu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka langsung acara meriah ini di Graha Mandala Alam. Tentu saja, pembukaan acara tersebut mendapat perhatian khusus dari Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir. Bahkan, hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama jajaran unsur Forkopimda dan para kepala daerah.

Eva Dwiana Paparkan Berbagai Program Unggulan Daerah

Selanjutnya, dalam sambutannya, Eva Dwiana menegaskan bahwa momentum HUT kota harus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Pemkot Bandar Lampung konsisten menjalankan program sekolah gratis serta layanan kesehatan gratis bagi warga. Di samping itu, mereka juga terus melanjutkan proyek penanganan banjir dan pembangunan infrastruktur jalan secara masif.

Sementara itu, pemerintah daerah memperkuat sektor ekonomi kreatif lewat pinjaman modal tanpa bunga untuk pelaku usaha. Maka dari itu, program digitalisasi pemasaran produk lokal kini menjadi fokus utama untuk mendongkrak omzet UMKM. Eva berharap besar ajang Bandar Lampung Expo 2026 ini mampu memikat hati para investor nasional maupun internasional.

“Bandar Lampung Expo tidak hanya menjadi rangkaian peringatan HUT kota, tetapi juga wadah memperkenalkan capaian pembangunan, potensi investasi, dan kreativitas masyarakat,” kata Eva Dwiana.

Sinergi Kuat Dukung Visi Besar Indonesia Emas 2045

Kemudian, Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memuji posisi geografis kota tapis berseri yang sangat strategis. Sebab, kota ini berkembang pesat sebagai pusat perdagangan, penyedia jasa, pariwisata, dan magnet investasi utama. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memperkuat kolaborasi bersama para akademisi, pelaku usaha, serta komunitas kreatif.

Alasannya, sinergi tersebut akan meningkatkan daya saing daerah secara signifikan dalam kancah persaingan pasar global. Langkah nyata ini juga mendukung penuh terwujudnya visi besar Indonesia Emas 2045 melalui jalur ekonomi kreatif. Selaras dengan hal tersebut, Tomsi Tohir mengapresiasi tren positif pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung yang terus meroket.

Expo Sukses Hadirkan Puluhan Stan Inovasi Pelayanan Publik

Berikutnya, panitia mencatat pameran dagang ini menghadirkan total 41 stan instansi dan 50 tenant UMKM. Bahkan, kegiatan ini berlangsung meriah selama satu pekan penuh sejak tanggal 17 hingga 24 Juli 2026. Melalui stan tersebut, setiap dinas menampilkan inovasi teknologi, pelayanan publik prima, serta produk kerajinan unggulan. Kesimpulannya, Pemkot optimistis promosi masif ini sanggup membuka lapangan kerja baru dan memperluas jaringan pasar domestik.***