Di Bandung, Bahan Bakar CNG Mulai Diminati

0
103
Asisten Manager Mcdonald's Soekarno Hatta Kota Bandung, Nana Herdiana saat menerima kunjungan awak media Lampung pada Sabtu, 05 Oktober 2019.

ALTUMNEWS.com, BANDUNG — Kebutuhan akan energi yang lebih murah dan ramah lingkungan membuat bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) dalam bentuk produk Gaslink dan Gasku milik PT. Gagas Energi di Kota Bandung mulai banyak dilirik oleh perusahan komersial maupun pelaku transportasi.

Salah satu pelanggan CNG PT. Gagas Energi di Kota Kembang yang menggunakan Gaslink adalah Mcdonald. Sebanyak 9 gerai perusahaan internasional itu sejak dua tahun terakhir telah menjadi pelanggan setia.

Asisten Manager Mcdonald’s Soekarno Hatta Kota Bandung, Nana Herdiana mengaku Mcdonald Soekarno Hatta yang pertama kali menggunakan Gaslink sejak dua tahun lalu dibandingkan gerai Mcdonald lainnya di Kota Bandung. Hal itu diutarakannya saat menerima kunjungan awak media dari Provinsi Lampung, Sabtu,05 November 2019.

“Alasan utama kamibmemilih menggunakan Gaslink dari PT. Gagas Energi karena secara bisnis lebih menguntungkan sebab jauh lebih hemat dibandingkan menggunakan bahan bakar LPG yang sebelumnya digunakan, serta lebih aman karena kandungan gas CNG lebih ringan,” bebernya.

Selain itu juga dikatakan Nana, penggunaan CNG dinilainya lebih effisien, sebab saat pengisian ulang hanya diinjeksi di tabung berkapasitas 200 per meter kubik yang ada di Mcdonald’s untuk menampung.

“Hal ini menurut kami sangat menguntungkan sebab tidak memakan banyak waktu,” imbuh Nana.

Ditambahkannya, rata-rata sekitar 2.500 per meter kubik Gaslink digunakan Mcdonald Soekarno Hatta Kota Bandung untuk mendukung kegiatan operasional dalam menyajikan makanan bagi para pelanggan.

Dirinya juga mengapresiasi pelayanan prima yang diberikan PT. Gagas Energi terhadap Mcdonald, terutama saat pengisian Gaslink hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari space waktu 60 menit yang diberikan pihaknya.

“Penggunaan CNG sangat direkomendasikan bagi perusahan atau gerai-gerai makanan karena lebih effisien, lebih aman dan lebih hemat,” ujar Nana Herdiana.

Sementara Sekretaris PT. Gagas Energi, Febrilian Hindarto, mengatakan, untuk wilayah Bandung, pihaknya melayani 10 pelanggan komersial selain itu juga melayani di bidang transportasi seperti taxi dan angkutan umum yang menggunakan produk bahan bakar CNG yaitu Gasku.

Menurutnya, tercatat ada sekitar 150 kendaraan yang mengkonsumsi Gasku dan tidak menutup kemungkinan juga pihaknya akan merambah UMKM jika memang UMKM membutuhkan dukungan bahan bakar CNG.

“Secara umum alasan perusahaan komersil maupun pelanggan di bidang transportasi menggunakan CNG karena lebih murah dari LPG maupun BBM, untuk harga BBG perliternya dijual Rp4.500 lebih rendah dibandingkan perliter BBM jenis premium dan juga lebih ramah lingkungan,” kata Febrilian Hindarto.

Pihaknya menargetkan hingga akhir tahun ada penambahan pelanggan dalam penggunaan CNG.

“Karena dengan adanya penambahan pelanggan berarti bisa membantu pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM dan meningkatkan kemandirian energi,” pungkasnya.***

Editor : Robert

Facebook Comments